Sekjen Kemenkeu Berharap Publikasi IMF-World Bank Meeting Seperti Asian Games

Penulis -

Kamis, 6 September 2018 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Keuangan, Hadiyanto, berharap publikasi penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018 yang akan digelar di Nusa Dua, Bali, 8-14 Oktober 2018, tidak kalah dengan publikasi saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018, 18 Agustus-2 September lalu.

“Annual Meeting ini melibatkan 189 negara, dihadiri oleh 15.000 delegasi, dan 2000 agenda pertemuan. Kita merupakan negara keempat di ASEAN yang menjadi tuan rumah,” kata Hadianto saat Workshop Publikasi International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018 bagi para pengelola publikasi di lingkungan Kementerian/Lembaga dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (6/9).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Untuk menggelorakan forum perhelatan akbar itu, menurut Sesjen Kemenkeu, dibutuhkan dukungan dari Kementerian/Lembaga dan BUMN untuk bersama-sama mendorong program outreach yang memungkinkan masyarakat aware dan memiliki sikap positif terhadap hal ini.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kerja sama sinergi antara pemerintah dan BUMN diharapkan dapat menciptakan dukungan masyarakat, sehingga mampu membangun persepsi positif dunia terhadap Indonesia,” ujar Hadianto seraya mengakui, jika publikasi annual meetings ini akan bersundulan dengan Asian Paragames yang akan digelar di Jakarta dan Sentul pada 6-13 Oktober mendatang.

Sementara Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Niken Rosarita Widyastuti menambahkan, agar dapat mendukung suksesnya Indonesia sebagai tuan rumah publikasi International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018, Humas K/L diharapkan dapat me-manage isu negatif yang mendistorsi isu yang akan dibahas dalam pertemuan ini, seperti stabilitas perekonomian global, kemiskinan, lapangan kerja, perubahan iklim Indonesia, dan sebagainya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Selain itu, menurut Niken, Humas K/L perlu menunjukkan potensi Indonesia di bidang pariwisata, perdagangan, dan investasi.

“Pesan kunci annual meetings ini adalah Indonesia bangga menjadi bagian dari masyarakat ekonomi dunia,” sambung Niken. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB