Sejumlah Titik di Pasaman Barat Dilanda Banjir

Penulis -

Rabu, 21 Agustus 2019 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simpang Empat, Prokabar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengungkapkan banjir melanda sejumlah titik di wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat, Rabu pagi dan pada sore hari air sudah mulai surut.

“Memang banjir melanda di sejumlah titik di Aia Balam dan Silawai Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas. Namun hingga Rabu sore ini air sudah susut,” kata Kepala Pelaksana Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Tri Wahluyo di Simpang Empat, Pasaman Barat, Rabu (21/8) sore.

Menurut dia, akibat luapan air itu membuat lalu lintas dari Air Balam menuju Air Bangis sempat terganggu karena genangan air setinggi 60 centimeter sepanjang 700 meter.

Namun, kata dia, air itu kembali cepat susut karena hujan sudah reda. Meskipun demikian, masyarakat diimbau agar tetap waspada karena cuaca ekstrim. “Ada sekitar lima rumah yang terendam banjir dan tidak ada korban jiwa,” katanya.

Selain itu juga sebelumnya di Panti Asuhan Baitur Rafki as Sa’diyah, asrama putra yang atapnya terbuat dari kayu separuhnya diterjang angin sehingga basah.

“Tidak ada siswa yang terluka karena siswa sempat dialihkan belajar ke masjid yang ada di sekitar pondok pesantren itu,” katanya.

Ia menyebutkan masyarakat diingatkan waspada banjir dan longsor akibat hujan yang melanda daerah itu dalam sepekan terakhir.

“Hujan lebat menggguyur Pasaman Barat sejak Jumat pagi. Masyarakat harus waspada bencana, terutama banjir, longsor dan abrasi,” katanya.

Sementara itu Kepala Markas PMI Pasaman Barat Ridarsa menambahkan Pasaman Barat memiliki sungai besar, laut dan daerah perbukitan yang rawan bencana. “Ada sekitar lima aliran sungai yang menjadi langganan banjir di Pasaman Barat,” ujarnya.

Lima aliran sungai yang rawan banjir itu, yakni Sungai Batang Pasaman, Batang Sikabau, Batang Bayang, Batang Batahan, dan sungai Anak Air Haji. “Setiap hujan lebat biasanya air sungai itu selalu meluap dan mengenangi rumah warga sekitar,” katanya.

Ia mengajak masyarakat yang berada di titik rawan banjir lebih waspada saat curah hujan tinggi atau hujan di hulu sungai. Selain di lima sungai besar itu, warga yang berada di daerah perbukitan, pegunungan dan di tepi laut agar juga selalu waspada. Sebab, Pasaman Barat juga rawan longsor, terutama di Kecamatan Talamau dan rawan abrasi di Pantai Sasak.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB