Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Sejumlah Kepala OPD Pariaman Terpapar Covid, Ini Rinciannya

Dibaca : 246

Pariaman, Prokabar — Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Pariaman, Sumatera Barat tercatat terpapar COVID-19 sehingga harus menjalani isolasi dan ada yang telah dinyatakan sembuh.

“Ya ada beberapa kepala OPD kita yang terpapar COVID-19, hal ini bisa terjadi kepada siapa saja bahkan ada di daerah lain yang kepala daerahnya yang positif COVID-19,” kata Pelaksana Tugas Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin di Pariaman, dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Senin (9/11).

Ia mengatakan hal itu menunjukkan COVID-19 bisa terjadi kepada siapa saja kerena virus tersebut tidak tampak atau tidak kasatmata.

Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat di daerahnya untuk memperketat menerapkan protokol kesehatan, apalagi keluarnya Peraturan Daerah Sumbar Nomor 06 Tahun 2020 yang isinya sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker.”Yang kita harapkan sekarang agar nanti tidak ada penambahan kasus COVID-19,” katanya.

Adapun kepala OPD di Pariaman yang terpapar COVID-19 yaitu Inspektur, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Saat ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sedang menjalani isolasi di tempat yang disediakan Pemkot Pariaman dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa masih dirawat di RS Unand. Sedangkan kepala dinas lainnya yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 telah dinyatakan sembuh.

Pada kesempatan tersebut ia pun menanggapi ada aparatur sipil negara (ASN) yang tidak mau melakukan tes usap atau ‘swab test’, menurutnya hal itu terjadi karena ASN itu merasa tidak kontak dengan pasien COVID-19 dan tidak melakukan perjalanan ke luar daerah.”Mungkin juga mereka sudah melakukan tes cepat (rapid test),” ujarnya.

Namun, lanjutnya ia mengimbau ASN yang kontak dengan pasien COVID-19 atau berada di lingkungan penyebaran virus tersebut untuk mengikuti tes usap untuk menekan penyebaran virus itu.

Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat di daerah itu untuk menerapkan 3M agar terhindar dari penyebaran COVID-19 yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top