Pasaman, Prokabar — Satu per satu sudut Kota Lubuk Sikaping mulai tak lagi berbentuk. Seperti kecantikan yang hilang dan memudar ditelan masa. Sangat dan teramat disayangkan hal ini terjadi. Seperti di tempat yang satu ini.
Taman makam pahlawan dan taman tugu perjuangan yang terletak besebrangan di jalan ke masuk Kota Lubuk Sikaping.
WC teramat kumuh, air mati, sampah berserakan, fasilitas umum untuk bersantai sudah tebal lumutnya, hingga atap bangunan di lokasi itu banyak yang bocor. Padahal ini adalah aset daerah.
“Ini aset yang sangat produktif dikelola pemerintah dengan menggandeng masyarakat seperti pemerintahan sebelumnya. Tapi kini, kecantikan Lubuk Sikaping dengan tugu piala Adipura megah terpampang di jalan masuk kota hanya tinggal nama,” kata Rinal, salah seorang warga setempat, Sabtu (11/8).
Warga meminta, pemerintah agar dapat mempercantik kembali Kota Lubuk Sikaping. Perbaiki fasilitas umum hingga mengelola aset yang ada untuk menghasilkan PAD tersendiri.
“Setahu kami, dahulu setiap tahunnya pasti Pasaman mendapat piala Adipura karena kebersihan dan tatanan aturan lingkungan yang ada. Selalu diarak piala itu keliling kota. Tapi sudah sekitar dua tahun ini tidak ada lagi. Pasaman yang menjadi kota rujukan bagi daerah lain dalam pengelolaan kebersihan seperti tahun-tahun sebelumnya, hanya tinggal kenangan seiring memudarnya kecantikan Lubuk Sikaping,” tutup Rinal. (Ola)
















