Sejumlah Daerah Dilanda Bencana, Ini Langkah Wamen ESDM

Penulis -

Jumat, 12 Oktober 2018 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaruh perhatian amat tinggi, dalam menangani dan memetakan dampak bencana alam di Tanah Air. Terutama bencana gempa dan longsor.

Setelah beberapa waktu lalu Kementerian yang dipimpin dwi tunggal Ignasius Jonan serta Archandra Tahar itu mengirim tim badan geology ke Palu, maka Kamis (11/10), Kemen ESDM memastikan akan mengerahkan kembali tim pemetaan (maping) bencana tersebut.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Tidak hanya untuk Palu, tapi juga daerah lain yang dilanda bencana. Termasuk Sumbar. “Ke seluruh daerah di Tanah Air. Tapi, khusus Sulteng, itu lebuh detail,” sebut Archandra Tahar, saat dihubungi Prokabar, di sela sela kunjungannya ke Palu, Sulteng.

Badan Geologi Kementerian ESDM kata Archandra, sudah mengirim tim untuk maping kegempaan. Maping untuk dampak, terus juga maping di mana saja yang terjadi likuifaksi dan dampak lainnya karena gempa di sana. “Juga terjadinya longsor di wilayah lainnya karena di Palu itu kiri kanannya adalah tebing tinggi,” kata Wamen ESDM.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Archandra memerintahkan Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendra, untuk menyampaikan hasil analisis tersebut. Nantinya akan terdapat rekomendasi wilayah mana saja yang bisa kembali dibangun rumah atau bangunan lainnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Analisis tersebut diperlukan agar Kementerian PUPR bisa menyesuaikan teknologi bangunan dalam proses rehabilitasi dan rekontruksi rumah warga yang terdampak gempa maupun tsunami. Hal itu untuk mengurangi dampak bencana di kemudian hari,” jelas Archandra Tahar.

Archandra juga turut berduka, atas musibah longsor dan air bah di sejumlah daerah di Sumbar kemarin yang menewaskan beberapa warga. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB