Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

Segini R-APBD Tahun Anggaran 2021 Pemkab Tanah Datar

Dibaca : 267

Tanah Datar, Prokabar – Rancangan peraturan daerah tentang APBD 2021 mulai dilakukan oleh DPRD Tanah Datar. Sidang paripurna yang dihelat Jumat (13/11), Sekretaris Daerah Pemkab Tanah Datar, Irwandi menyampaikan jika PAD dalam R-APBD 2021 ditargetkan sebesar Rp1.020.192.581.426.

Dari target PAD tersebut, Pendapatan asli daerah dianggarkan sebesar Rp130 M lebih yang bersumber dari pajak daerah sebesar Rp20 Miliar lebih, retrebusi daerah sebesar Rp8,5 Miliar lebih, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp22 miliar lebih, dan lain lain PAD yang sah sebesar Rp79 Miliar lebih.

Sedangkan pendapatan transfer dianggarkan sebesar Rp844 Miliar lebih. Pendapatan transfer tersebut bersumber dari pendapatan transfer pemerintah pusat yang dianggarkan sebesar Rp800 Miliar lebih, dan pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp44 Miliar lebih.

Didalam nota keungan yang disampaikan itu, pendapatan transfer pemerintah pusat yang dianggarkan sebesar Rp800 Miliar lebih itu bersumber dari dana transfer umum- dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp8,8 Miliar lebih dan dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp722 Miliar lebih.

Sedangkan, lain lain pendapatan daerah yang sah dianggarkan sebesar Rp45 Miliar lebih yang terdiri dari pendapatan hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp1,9 Miliar lebih, dan pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan sebesar Rp43 Miliar lebih.

Sekda melanjutkan, pada kondisi dan kebijakan anggaran belanja daerah pada Ranperda APBD 2021 tercatat sebesar Rp1 Triliun lebih yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp895 Miliar lebih. Dari belanja sebesar itu, belanja pegawai tercatat sebesar Rp546 Miliar lebih, belanja barang dan jasa sebesar Rp293 Miliar lebih, Hibah Rp48 Miliar lebih, dan Bansos Rp6,5 Miliar lebih.

Belanja modal juga tercatat sebesar Rp56 Miliar lebih, yang terdiri dari belanja tanah Rp1.1 Miliar lebih, peralatan dan mesin Rp15 Miliar lebih, bangunan dan gedung Rp9,7 Miliar lebih, belanja modal jalan, jaringan dan irigasi sebesar Rp28 Miliar lebih, dan belanja modal dan aset tetap lainnya sebesar Rp1,9 Miliar lebih.

Belanja tidak terduga sebesar Rp15 Miliar lebih, dan belanja transfer sebesar Rp99 Miliar lebih.

“Belanja daerah lebih diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid 19, disamping untuk bidang kesehatan dan bantuan sosial,” tutup Sekda.

Sementara itu, Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu menyampaikan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan badan musyawarah, rapat akan dilanjutkan dengan pembicaraan tingkat pertama sesi II dengan mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi atas Nota penjelasanan Bupati Tanah Datar terhadap Ranperda tentang APBD Kabupaten Tanah Datar tahun anggaran 2021 pada tanggal 14 November 2020 dan dilanjutkan sesi III berupa tanggapan/jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi pada tanggal 16 November 2020 mendatang.

“Besok kita sampaikan pandangan umum fraksi terkait R-APBD ini,” ujar Ketua DPRD Tanah Datar, Roni Mulyadi. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top