Seekor Buaya di Pesisir Selatan Diamankan Warga, Segini Panjangnya

Penulis -

Selasa, 7 April 2020 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Warga Nagari Pasar Baru Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar menemukan seekor buaya di Sungai Lubuk Kumpai.

Penemuan reptil itu sempat menjadi tontonan warga setempat.

Kepala Seksi Trantib Kecamatan Bayang, Elvi Azman mengatakan, pemuan buaya itu berawal dari adanya salah seorang warga yang hendak mandi ke sungai. Melihat, kemunculan buaya, dirinya langsung memanggil warga lainnya.

“Kini buaya sudah diamankan di kantor camat, dalam posisi terikat. Kami juga telah mengbubungi pihak yang berwenang di Padang,” ujarnya pada Prokabar.com Selasa (4/7) di Painan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Terpisah, Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Konservasi Wilayah Pessel, Bilmar membenarkan adanya penangkapan hewan bernama latin crocodylus porosus porolis itu.

Buaya panjang sekitar 2 Meter, dengan berat lebih kurang 100 Kilogram itu masih berkategori remaja. Saat ini, BKSDA tengah menyiapkan proses evakuasi untuk penangkaran lebih lanjut.

“Jenis kelamin buaya muara itu belum kami ketahui. Mungkin nanti sesampainya di kantor wilayah di Padang baru bisa dipastikan. Kini tim telah mengarah ke sini (Bayang) dari arah Padang,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurutnya, kemunculan buaya itu karena desakkan manusia. Habitatnya kini mulai terganggu, akibat alih fungsi area rawa di sekitar penemuan menjadi pemukiman dan bangunam lainnya.

Padahal sebelumnya, BKSD telah membuat pamflet di sekitar lokasi penemuan, agar warga tidak mengganggu habitat buaya di lokasi itu. Sebab, buaya merupakan salah satu hewan yang dilindungi Undang-undang (UU).

Apalagi, selama ini yang menjadi pemicu konflik antara manusia dengan hewan buas akibat kehidupannya yang mulai terdesak. “Kehidupannya meresa terancam, sehingga mencari makan ke alokasi pemukiman warga,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Jembatan Lubuk Kumpai memang merupakan salah satu habitat buaya. Mereka merasa nyaman di lokasi tersebur. Hal itu mengingat kondisinya yang memang rawa dan dipenuhi dengan tumbuhan nipah.

Untuk itu, dirinya meminta pada masyarakat agar tetap berhati-hati. Jangan sampai bermain sekitar sungai pada sore dan pagi hari. Berdasarkan kebiasaannya, waktu berjemur buaya adalah pagi dan sore hari.

Sedangkan untuk aktivitas mencari makan, buaya biasanya melakukan pada malam hari, menjelang mata hari terbenam. “Kalau populiasinya di sini kami perkirakan hanya sekitar 4 ekor,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB