Seekor Beruang Madu ‘Diamankan’ Warga di Pasaman

Penulis -

Jumat, 16 November 2018 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Warga Pasaman hati-hatilah jika hendak ke kebun. Apalagi kebun yang berada jauh dari pemukiman warga. Jangan main ‘sasau’ saja. Jika ke ladang lihatlah kiri kanan dan sekeliling. Ini sebabnya.

Seekor beruang madu diamankan warga di Jorong Rumah Nan XXX, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping. Beruang madu ini diamankan dan diserahkan ke BKSDA Pasaman usai terjerat ranjau babi warga.

“Betul, ada warga yang menyerahkan beruang kepada kami. Diserahkan Kamis sore kemarin,” kata kepala BKSDA Pasaman, Mawardi Lubis, Jumat (16/11) malam.

Saat diserahkan warga, kondiai tangan kanan beruang sedikit terluka terkena ranjau. Namun tidak begitu parah.

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan kesehatannya. Apakah nantinya akan dibina di balai konservasi atau dilepaskan kembali ke habitatnya, kami masih mempertimbangkan,” kata Mawardi.

Di sisi lain, beruang yang terjerat itu, ternyata sering menampakan diri kepada warga di sekitaran lokasi Kebun Sawit Bukik Padang, Jorong Rumah Nan XXX.

Menurut salah seorang warga, Novia Indra, Beruang Madu tersebut sudah sejak tiga bulan terakhir ini sering menampakkan diri ke daerah pemukiman warga.

“Dulu ada dua ekor yang berkeliaran. Namun hanya satu ekor yang sering memasuki dan mencari makanan ke pemukiman warga. Tidak hanya malam hari, beruang itu juga berkeliaran di siang bolong. Banyak warga sering bertemu dengan beruang itu saat hendak ke kebun. Tak jarang juga merusak tanaman di malam hari. Oleh karena itu kami sangat bersyukur beruang itu bisa terperangkap dan diamankan oleh BKSDA,” tutup Indra. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB