SE Menteri Keuangan, KPU Pessel Minta Pemkab Selesaikan Dana Hibah Pilkada

Penulis -

Selasa, 12 November 2019 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), meminta kepada pemerintah setempat untuk menyelesaikan alokasi dana hibah pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Medo Patria, Ketua Divisi Perencanaan KPU Pessel mengatakan, penyesuaian itu sejalan dengan SE Menteri Keuangan nomor 735 tentang Standar biaya honororium Badan ad-hoc (Panitia Pemungutan Suara (PPS) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Pemilihan 2020.

“Kemudian diperkuat dengan Surat KPU-RI nomor 2121 tanggal 28 Oktober 2019 yang ikut menegaskan kenaikkan honor ad-hoc, “ujarnya pada Prokabar.com.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dalam SE itu, Honor PPS naik dari Rp500 ribu, menjadi Rp800 ribu dan PPK, menjadi Rp1,8 juta dari Rp1 juta di Pilkada 2015.

Untuk pelaksanaan Pilkada 2020, KPU menerima hibah dana daerah sebesar Rp31,5 miliar, dari Rp39 miliar yang diajukan. Dari besaran itu, 20 persen terserap sebanyak Rp20 miliar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Akibatnya, sebagian kegiatan tahapan terpaksa dipangkas. Karena itu, lanjut Medo, pihaknya mengajukan penyesuaian anggaran, menjadi Rp37 miliar, atau naik sekitar Rp6,2 miliar dari sebelumnya.

Bahkan, telah dijelaskan pada dewan dalam pembahasan APBD 2020. “Mudah-mudahan terealisasi. Jika iya, maka Naskah Perjanjian Hibah Dana akan di Adendum,” ujarnya lagi.

Hingga kini, Medo mengaku belum tau soal disetujui atau tidaknya penyesuaian anggaran pelaksanaan suksesi kepala dan wakil kepala daerah Pessel 2020.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Untuk tahapan persiapan, kami telah melakukan sosialisasi di tingkat pemerintah nagari tentang dukungan pasangan calon perseorangan (jalur independen). Kegiatan dilakukan di tiap kecamatan, “ungkapnya.

Seperti diketahui, Pessel bersama 12 daerah lainnya di Sumbar bakal menggelar Pilkada serentak antara lain Kabupaten Agam, 50 Kota, Solok Selatan. Dharmasraya, Sijunjung, Padang Pariaman.

Pasaman, Pasaman Barat, Mentawai. Kota Bukittinggi, Kota Solok serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB