Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Satwa Liar Kembali Menerkam Ternak Warga Di Agam

Dibaca : 369

Maninjau, Prokabar — Satwa liar kembali menyerang dan memangsa ternak warga di Agam. Menurut keterangan Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra, Selasa malam (17/11), laporan baru saja diterima dan langsung ditindalanjuti dengan melakukan identifikasi dan pemantauan ke lokasi kejadian.

Sebanyak tiga ekor ternak kambing warga Jorong Paraman, Nagari Sipinang, Kecamatan Palembayan, Agam ditemuka dalam kondisi mati dengan berbagai luka pada bagian badan. Kejadian telah berlangsung sejak Minggu, lalu (16/11).

“Pemilik ternak mengetahui hewan ternak di kandangnya mati mengenaskan sekitar pukul 22.00 WIB. Dua ekor kambing milik Mardofi dalam kondisi mati tercabik dan luka, sedangkan satu ekor lagi milik Muhammad Rayidin ditemukan luka pada bagian kaki, dan akhirnya disembelih,” Ungkap Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra, Selasa malam (17/11).

Kejadian itu dilanjutkan pelaporan ke Wali Nagari Sipinang berlanjut kepada BKSDA Resor Agam, Senin (17/11). Kebetulan BKSDA Resor Agam pada saat itu sedang menangani konflik satwa Beruang di kelok 42, Nagari Matur Mudiak.

“Dari hasil identifikasi lapangan, belum dapat menyimpulkan dugaan jenis satwa liar yang menyerang ternak warga. Hal ini disebabkan jejak yang sudah tidak terlihat di sekitar lokasi kejadian akibat terhapus oleh hujan lebat malam sebelumnya,” terangnya.

Namun pihaknya memastikan satwa yang menyerang ternak warga bukanlah Harimau Sumatera. Hal ini disimpulkan dengan melihat dan mempedomani kerusakan pada kandang dan foto luka pada ternak.

BKSDA akan melanjutkan identifikasi dan pemantauan pada Rabu (18/11) ini. Dengan memperluas areal pemantauan radius dua kilometer untuk mendapatkan tanda-tanda keberadaan satwa. Seperti jejak, cakaran, kotoran dan arah pergerakan lintasan satwa.

Pada tahun 2017, di Nagari Sipinang juga terjadi serangan satwa terhadap ternak kerbau milik warga. Tiga ekor kerbau ditemukan terluka parah dan selanjutnya disembelih oleh pemiliknya.

“Kami menghimbau warga setempat untuk mengamankan ternaknya ke dalam kandang dan berhati-hati ketika beraktivitas di kebun dan sawah,” Himbau Kepala BKSDA Resor Agam. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top