Pasaman, Prokabar – Bupati Pasaman, Welly Suhery bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam (Satgas PPRP) meninjau sejumlah infrastruktur yang terdampak pasca bencana yang pernah melanda Kabupaten Pasaman baru ini.
Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang, bersama tim supervisi dan Bupati Pasaman turun langsung di sejumlah titik yang berada di Kecamatan Lubuk Sikaping dan Kecamatan Bonjol, Selasa (1/9) kemarin.
Di Kecamatan Lubuk Sikaping, tim meninjau kondisi normalisasi Sungai Batang Mauh serta Jembatan Tanjung Baringin. Sementara di Kecamatan Bonjol, tim melihat langsung pembangunan sekolah di Lungguak Batu, Kumpulan, serta lokasi normalisasi di Nagari Limo Koto.
Tinjauan lapangan tersebut dilakukan setelah tim mengikuti pertemuan koordinasi dan evaluasi bersama Pemkab Pasaman di Balerong Pusako Anak Nagari, Lubuk Sikaping.
Bupati Pasaman Welly Suhery mengatakan, kunjungan dan pendampingan Satgas PPRP penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 2025 lalu.
“Kehadiran Tim Satgas adalah penguat langkah. Arahan yang diberikan menjadi kompas, dan supervisi yang dilakukan menjadi ruang bagi kami untuk terus memperbaiki diri,” ujar Bupati Welly.
Ia memastikan Pemkab Pasaman terbuka terhadap proses monitoring, evaluasi, pendampingan maupun koreksi dari Tim Satgas PPRP. Seluruh perangkat daerah teknis juga diminta aktif mendampingi tim dan memastikan data serta dokumen yang diperlukan tersedia lengkap.
“Setiap kendala teknis maupun administratif agar segera dikoordinasikan. Kita ingin seluruh tahapan penanganan pascabencana berjalan terpadu dan tidak terhambat oleh persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan melalui koordinasi,” tegasnya.
Bupati Welly mengatakan, proses rehab rekon tidak hanya menyangkut pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga pemulihan pelayanan publik dan kehidupan masyarakat terdampak.
“Yang sedang kita pulihkan bukan sekadar sarana yang rusak, tetapi kehidupan masyarakat, pelayanan publik, dan ketangguhan Pasaman untuk menatap masa depan,” ungkapnya. (RH)
















