Santri Tewas Dikeroyok di Ponpes Nurul Ikhlas, KPAI : Pesantren Ikut Bertanggungjawab

Penulis -

Selasa, 19 Februari 2019 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pihak Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ikut bertanggung jawab atas kasus santri berinisial RA (18) yang tewas dikeroyok beberapa temannya sendiri.

“Sudah saatnya pesantren menerapkan pesantren ramah anak,” kata Komisioner KPAI Putu Elvina, yang merupakan penanggung jawab bidang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (19/2).

Dia berharap pihak pesantren mengevaluasi proses pembinaan, pengawasan dan pola relasi antarsantri yang lebih baik.

Maka, kata dia, saat terjadi masalah di antara santri, penanggung jawab santri bisa segera mengetahui dari awal sehingga aksi-aksi kekerasan dan main hakim sendiri bisa dihindari.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

KPAI, lanjut Putu, menyesali kurangnya tanggung jawab pihak pesantren dalam melakukan pengawasan terhadap para santrinya sehingga pengeroyokan secara terus menerus dan berujung maut luput dari pengawasan.

Adapun kasus tewasnya RA saat ini ditangani Satreskrim Polres Padang Panjang. Putu meminta prosedur penanganan anak-anak tersebut dilakukan sesuai dengan UU Sistem Peradilan Anak, seperti mengutamakan upaya rehabilitasi agar mereka tidak kembali melakukan perbuatan tersebut.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Mereka juga harus didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum sehingga hak-hak mereka selama menjalani proses dilindungi,” kata dia.

Putu mengatakan sasus kekerasan terhadap anak di lingkup pendidikan memiliki dinamika yang luar biasa baik dari tempat terjadinya kekerasan maupun jenis kekerasan.

“Pengeroyokan yang dilakukan sekelompok anak terhadap salah satu teman mereka, korban yang sempat dirawat di rumah sakit akhirnya meninggal dunia. Duka cita mendalam KPAI untuk keluarga korban. Saya sebelumnya berencana mau membesuk korban tapi Allah lebih sayang dia,” katanya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Adapun kasus pengeroyokan pada RA terjadi lantaran korban diduga beberapa kali mencuri barang milik temannya seperti ponsel, speaker dan lain-lain. Pelaku kesal karena RA kerap mengulang tindakannya meski sudah diingatkan beberapa kali dan meminta maaf.

Setelah dilakukan gelar perkara dan prarekonstruksi, polisi setempat menetapkan 17 tersangka dari 19 santri yang dimintai keterangan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Panjang Iptu Kalbert Jonaidi mengatakan pelaku mengaku kemarahan terjadi karena korban sudah mengakui kesalahan dan minta maaf tapi tetap saja mencuri. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB