Trending | News | Daerah | SemenPadangFC

Daerah

Sangkakala Akan Kembali Selenggarakan Sekolah Keadilan Agraria dan Lingkungan, Ini Jadwalnya

Padang, Prokabar — Pusat Pengkajian Keadilan Agraria dan Lingkungan (Sangkakala) akan kembali menghadirkan Sekolah Keadilan Agraria dan Lingkungan (SKALA II). Untuk kegiatan kali ini Sangkakala bekerja sama dengan Agrarian Resources Center (ARC) Bandung.

Direktur SANGKAKALA, Virtuous Setyaka mengatakan kegiatan akan diselenggarakan Kamis dan Jumat (30-31/1) mendatang mulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIB di Kampus FISIP Univ. Andalas, Padang. Gedung C Lt. 1, Ruang Sidang Jurusan Administrasi Publik.

“Sekolah ini tidak dipungut biaya, selain itu disediakan juga makanan kecil, dan air panas. Silakan membawa peralatan minum mandiri.” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Minggu (19/1).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan dalam SKALA II kali ini, topik-topik yang akan dipelajari diantaranya Transformasi Agraria Global dan Agrarian Questions of Labor. Lalu juga tentang Masa Depan Gerakan Sosial di Indonesia. Prinsip, Filosofi, dan Logika Penelitian Agraria.

“Di SKALA II juga kita akan membahas Metodologi Studi Agraria Pendekatan Ekonomi-Politik, Ekologi-Politik, dan Sosiologi-Politik serta Perkembangan Isu-Isu Agraria dan Lingkungan di Indonesia.” sambungnya.

Sementara itu yang akan menjadi Narasumber dalam SKALA II diantaranya Dianto Bachriadi dan Hilma Safitri, yang merupakan Pendiri dan Peneliti Senior ARC Bandung, lalu Frans Ari Prasetyo, MPWK yang merupakan Research Fellow di ARC Bandung.

“Untuk informasi lebih lanjut terkait SKALA II dapat menghubungi Didi di nomor +62 813-6052-4701 atau Ozi di nomor +62 812-6158-1333.” jelasnya.

Sebelumnya, pada akhir tahun lalu Sangkakala juga telah menyelenggarakan Sekolah Keadilan Agraria dan Lingkungan, dalam kesepakatan tersebut diikuti oleh sekitar 20 orang peserta yang berasal dari beragam profesi.

Mereka diantaranya ada yang dosen dan mahasiswa S1, S2, dan S3, dari beragam kampus. Selain itu juga para aktivis dari beragam organisasi masyarakat sipil dan gerakan sosial, bahkan jurnalis dari berbagai media massa.

Baca Juga :

To Top