Sampah Berserakan Di Pasaman, Ini Sebabnya

Penulis -

Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Sudah sepekan polemik penanggulangan dan pembuangan sampah masyarakat di Pasaman menyeruak. Dimana duduk, di situ masalah sampah menjadi topik pembahasan masyarakat.

Di Lubuk Sikaping, di Bonjol sampai-sampai bagian utara Pasaman, Kecamatan Panti sekitarnya, sampah menjari polemik. Ini sebabnya.

Kabid Perumahan Rakyat, Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Budi Cendekia Putra meluruskan, polemik cukup terganggunya penanggulangan sampah beberapa hari ini dikarenakan situasi. Bukan disengaja atau semacamnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kondisi saat ini, jalan menuju TPA via Koto Tangah ada pengerjaan tebing jalan. Akibatnya jalan buka tutup. Ditambah material tanah liat membuat jalan licin dan tidak bisa dilewati. Kamipun terpaksa merubah rute perjalanan ke TPA via Bonjol-Kumpulan, Kecamatan Bonjol,” kata Budi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Akibat hal ini, rute yang biasa jarak tempuhnya sekitar 15 kilo meter, menjadi 60 kilometer ke TPA. Ini berpengaruh besar pada proses pengangkutan yang biasanya delapan kali sehari oleh empat operator supir truck, menjadi empat kali.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Belum lagi anggota kita tengah difokuskan mengangkut sampah bekas bencana banjir di beberapa kecamatan. Jadi kami berharap, masyarakat sedikit bersabar dan mohon pengertian. Ini situasi yang cukup sulit, bencana, keadaan jalan yang tidak memungkinkan ditambah adanya bak sampah yang direnovasi beradu dalam situasi satu waktu yang tidak tepat,” tutup Budi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB