Sambut Ramadhan Lebih Awal

Penulis -

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Irsyad Syafar

Menyambut Ramadhan lebih awal itu maksudnya adalah segera mengkondisikan diri agar siap untuk maksimal beribadah/beramal shaleh selama Ramadhan. Sebab bagi orang beriman, bulan Ramadhan adalah momen berpacu meraih ridho Allah. Yaitu dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah.

Kita sudah di bulan Sya’ban. Dua pekan lagi kita sudah masuk bulan Ramadhan yang mulia. Maka bulan Sya’ban adalah bulan persiapan untuk menghadapi bulan Ramadhan. Sangat terlambat kalau kita tidak segera menyambutnya.

Ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa kita telah menyambut Ramadhan lebih awal:

1. Para ulama menyebutkan bahwa Sya’ban adalah bulannya para Qurra’ alias penghafal/pembaca Al Quran. Sekarang saatnya menambah tilawah Al Quran. Dan sekarang waktunya mengulang dan melancarkan hafalan Al Quran. Saat Ramadhan datang, bacaan Al Quran sudah meningkat dan hafalan sudah ready untuk dibawa dalam shalat tarawih (qiyam Ramadhan).

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

2. Ramadhan itu bulan qiyamullail (shalat malam). Tiap malam kita akan qiyam. Baik yang dikerjakan setelah shalat Isya, maupun ketika sepertiga malam terakhir. Agar nanti tidak terasa letih dan berat, maka dari sekarang sudah harus kita latih. Bahkan perlu dibiasakan untuk qiyam yang lebih berkualitas. Agar nanti di Ramadhan tidak nyari-nyari tarawih yang tercepat, atau yang Al Fatihahnya satu atau dua nafas saja.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

3. Ramadhan adalah syahru ash shiyam (bulan puasa). Inilah identitas utamanya. Satu bulan penuh kita lakukan. Tidak ada keringanan kecuali bagi pemilik udzur syar’i. Di Sya’bqn inilah kita perbanyak puasa sunat. Agar nanti puasa itu tidak terasa berat di hari-hari pertama.

4. Ramadhan adalah bulan kedermawanan (Syahrul Juud). Rasulullah Saw orang yang sangat dermawan. Bila Ramadhan datang, Beliau lebih dermawan lagi. Maka perbanyaklah bersedekah dan berbagi di bulan Sya’ban ini, agar di Ramadhan nanti sudah terbiasa.

5. Tanda kita segera menyambut Ramadhan adalah dengan melunasi hutang puasa kita di Ramadhan yang. Jangan biarkan berlarut-larut dan tidak terbayar. Bagi siapa yang tidak melunasinya karena lalai, maka dia berdosa dan hutang tetap wajib dibayarkan. Jika ada udzur seperti sakit dan sebagainya, maka tetap wajib dibayar walaupun ramadhan sudah berlalu beberapa kali.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

6. Menyegerakan menyambut Ramadhan artinya berharap penuh rindu untuk dapat bertemu kembali dengannya. Caranya adalah dengan memperbanyak doa dan permintaan kepada Allah, agar dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan.

Begitulah generasi salaf mengajarkan, bagaimana Ramadhan itu disambut lebih cepat.

اللّهُمّ بَارِكْ لَناَ فِي شَعْبَان وَبلِّغْنَا رَمَضَان…

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi
Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur
IKHLAS itu MUDAH
Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional
Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak
Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga
Muktamar NU ke-35, Menentukan Arah Khidmah NU dan Masa Depan Umat
Di Tanah Kelahiran, Harapan Kami Menggantung di Ujung Pena Regulasi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:11 WIB

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi

Selasa, 29 September 2026 - 10:10 WIB

Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur

Minggu, 13 September 2026 - 05:44 WIB

IKHLAS itu MUDAH

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB