Padang Panjang, Prokabar — Rektor Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Profesor Novesar Jamarun mengajak seluruh civitas akademika seni negeri pertama di Sumatera itu menjadikan Ramadhan kali ini sebagai momentum meramaikan masjid.
“Masjid kampus kita sangat representatif untuk berbagai kegiatan peribadatan. Diharapkan momen Ramadhan ini, kita semua makin terpanggil untuk meramaikan masjid, baik siang maupun malam,” ajaknya.
Disela perkuliahan dan aktifitas pekerjaan lainnya dilakoni insan ISI Padang Panjang, rektor meyakini tersedia banyak waktu untuk berzikir, beritikaf, membaca Al-Qur’an atau ibadah di masjid. “Semakin kita meramaikan masjid, Insyaallah kampus kita ini akan semakin diberkahi sehingga berbagai hal-hal negatif dapat terhindarkan di masa yang akan datang,” lanjutnya.
Sikap dan kepribadian Prof Novesar Jamarun tersebut memang diakui banyak pihak. Termasuk Pembantu Rektor III ISI Padang Panjang, Firdaus.
“Dulu, masjid kampus kita ini terbengkalai. Sejak adanya lakek tangan Novesar Jamarun, Alhamdulillah pembangunannya dapat dikebut. Dan ini sudah Ramadhan ke sekian kalinya kita beribadah bersama di masjid ini,” Ungkap Firdaus.
Senada dengan rektor, PR III juga mengajak seluruh elemen mahasiswa, dosen dan pegawai untuk memenuhkan saf-saf dalam masjid kampus setiap kali momen shalat datang.
“Shalat berjamaah, selain untuk meningkatkan keimanan, sekaligus meningkatkan ukhuwah dan silaturahmi kita sebagai insan ISI Padang Panjang,” tuturnya.
Dalam Ramadhan kali ini lanjutnya, pihak rektorat juga berencana akan melaksanakan buka bersama, seperti yang pernah di gelar di tahun-tahun sebelumnya.
Sesuai dengan visinya melahirkan seniman dan ilmuwan seni melayu nusantara berjaya, tepatkiranya jika Masjid menjadi salah satu icon kebersamaan di ISI Padang Panjang. “Masyarakat Melayu tentu sangat menjunjung tinggi keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan. Dan hal ini juga termaktub dalam sila pertama Pancasila,” pungkasnya. (rud)
















