Salah Seorang Caleg PDIP Di Pessel Mengadu Ke Bawaslu, Ini Sebabnya

Penulis -

Selasa, 7 Mei 2019 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Calon Anggota Lgislatif (Caleg) dari PDIP Daerah Pada (Dapil) 3 Sutera-Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Darwin Zeneki, menduga adanya terjadi penggelembungan suara yang merugikan dirinya.

“Penggelembungan suara tersebut terjadi di Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang dan tidak menutup kemungkinan juga terjadi di delapan nagari lain di kecamatan tersebut,” ujarnya.

Khusus di Lakitan Utara, jelasnya ketika suara ditingkat kecamatan direkap pada Sabtu (27/4), suara caleg PDIP nomor urut satu dicatat 101 suara, sementara dirinya yang merupakan nomor dua dicatat 23 suara.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Hal tersebut tidak sesuai dengan data yang dikantongi saksi, dan saksipun langsung mengajukan protes.

“Saksi langsung menunjukan data yang dikantongi bahwa caleg nomor urut satu hanya mendapat 82 suara dan nomor dua mendapat 42 suara, namun tidak digubris oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),” jelasnya.

Melihat hal itu ia langsung merespon, akhirnya diperlihatkan dokumen model DAA 1 plano dan suara se-Lakitan Utara dihitung ulang. Hasilnya sesuai dengan data yang ada pada saksi yakni caleg nomor urut satu mendapat 82 suara dan nomor dua mendapat 42 suara.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menyikapi kejadian tersebut pada Senin, 29 April 2019 ia melapor ke Bawaslu Pesisir Selatan dengan tanda bukti penerimaan laporan nomor 04/LP.Berkas/PL/Kab/03.15/IV/2019.

Setelah menerima laporan Bawaslu langsung ke lokasi perekapan dan merekomendasikan agar data di seluruh nagari di Lengayang dicocokan kembali.

Rekomendasi tersebut tidak langsung dilaksanakan PPK dengan berbagai alasan dan mereka berjanji akan melakukannya pada hari berikutnya.

Pada hari berikutnya pencocokan data memang dilakukan namun hanya dokumen C1 pleno serta DAA1 dan kegiatan itu tanpa dihadiri saksi dari partai.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Dari kegiatan itu jelas ada upaya pengglembungan suara terstruktur dan kami akan menempuh jalur hukum terkait kejadian ini,” katanya lagi.

Sementara itu, ketika Ketua PPK Lengayang, Syahril dihubungi, tidak menjawab sambungan telepon genggamnya, dan ketika dikonfirmasi ke Bawaslu Pesisir Selatan pegawai yang bertugas menyarankan agar hal ini langsung diutarakan ke pimpinannya namun yang bersangkutan sedang dinas luar,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB