Salah Satu Jalan di Pessel Rusak, Diduga Akibat Alat Berat Perusahaan Listrik

Penulis -

Senin, 23 September 2019 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Warga Nagari Pelangai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar mengeluhkan hancurnya jalan akibat dilalui oleh alat berat salah satu perusahaan yang membangun proyek di daerah itu.

Salah seorang tokoh pemuda, Eri Nofriadi (40) mengatakan, jalan ini terus dilalui oleh alat berat ke lokasi proyek, sehingga merusak dan membuat badan jalan hancur dan warga sudah resah.

“Tak hanya jalan yang hancur dan rusak, tapi abu jalan kini sudah menjadi makanan sehari-hari warga,” ujarnya pada Prokabar.com Senin (23/9).

PT tersebut kini tengah menggarap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hirdo (PLTMH) di Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Guna membangun salah satu sumber energi sekunder itu, perseroan membenamkan investasi senilai lebih dari Rp200 miliar, dengan kapasitas terpasang mencapai 13 MW.

Mobilisasi alat berat roda ulir dan rantai baja, tidak menggunakan papan landasan. Akibat aksi itu, kondisi jalan sangat memprihatinkan. Badan jalan sudah retak dan bahkan menganga.

Bagian pinggir banyak yang amblas. Betapa tidak, beban kenderaan yang lewat sudah tidak seimbang dengan kualitas jalan. Mobil yang masuk tercatat memiliki sumbu enam, dengan roda duabelas.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara, di lain sisi, pengawasan dari daerah nyaris tidak. Padahal, jalan tersebut merupakan tanggunjawab pemerintah kabupaten.

“Jalan itu satu-satunya akses warga di sana. Roling alat berat yang dilakukan PT tidak mengindahkan jalan, “ujarnya.

Janji perusahaan dan pemerintah kabupaten untuk meningkatkan jalan hingga kini tidak kunjung terealisasi. Padahal, rencananya Pak Bupati mau bangun jalan ini di 2019,” ungkapnya.

Selain pemerintah daerah, pihak perusahaan juga pernah menjanjikan perbaikan jalan. Sementara di lain sisi, pemerintah nagari juga bungkam. Terkesan acuh tak acuh.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Secara terpisah, Walinagari Pelangai, Toni Afrizal mengatakan, debu tak hanya dari terjadi keluar masuknya kendaraan proyek PLTMH.

Akan tetapi, juga dikarenakan lalu lintas truk matrial pasir dan batu Dinas Pekerjaan Umum untuk perbaikan ruas jalan sepanjang 3 Kilometer dari Limau Sundai sampai lubuak sariak.

“Jalan yang rusak itu memang tanggung jawab Pemerintah Kabupaten. Kalau yang punya PT, bukan yang itu, “ujarnya.

Lebih dari itu, pengembang sudah koordinasi mulai dari pemerintah pusat, provinsi sampai kabupaten. Perbaikan akan dilakukan setelah proyek selesai, tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB