Pasaman, Prokabar — Salah seorang bayi kembar empat buah hati Asriani (23) dan Dedi (28) warga Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao dijemput Yang Maha Kuasa.
Berjenis kelami perempuan, bayi tersebut meninggal saat dirujuk dari RSUD Lubuk Sikaping ke RSUP M. Djamil Padang.
“Karena perlu penanganan khusus, kami merujuknya ke Padang pada Kamis (28/9). Saat dalam perjalanan, satu dari bayi kembar empat itu meninggal dunia,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medis RSUD Lubuk Sikaping, dr. Rahadian Suryanta, Jumat (29/9).
Menurut Rahadian, tiga orang bayi kembar tersebut saat ini ditangani secara intensif di RSUP M. Djamil Padang.
Sebelumnya, saat lahir secara normal, kondisi bayi kembar yang lahir di rumah sakit tersebut mengalami gangguan pernapasan perlu penanganan yang intensif. Ditambah, berat keempat bayi tidak ada yang mencapai berat normal bayi pada umumnya.
Sebelumnya, Direktur RSUD Lubuk Sikaping, Yong Marzuaili mengatakan, bayi pertama lahir adalah bayi laki-laki dengan berat 855 gram sekitar pukul 05.25 WIB, kemudian lahir bayi kedua jenis kelamin perempuan dengan berat 667 gram sekitar pukul 05.35 WIB. Kemudian, lahir lagi bayi ketiga jenis kelamin perempuan dengan berat 675 gram sekitar pukul 05.50 WIB dan terakhir lahir bayi perempuan dengan berat 620 gram sekitar pukul 06.00 WIB. (Ola)
















