Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Sah, Empat Paslon Bertarung di Pilgub Sumbar

Dibaca : 153

Padang, Prokabar – Setelah melalui masa perbaikan sampai 16/9/2020, akhirnya para pasangan bakal calon melalui pleno KPU Sumbar ditetapkan menjadi pasangan calon, Rabu (23/9) di aula gedung tersebut.

Pleno yang hanya dilakukan internal KPU, dipimpin langsung ketua Amnasmen, didampingi Izwaryani, Gebril Daulai, Nova Indra, dan Yanuk Sri Mulyani, serta sekretaris Firman. Pleno juga dihadiri semua personil yang bertanggung jawab terhadap kegiatan tersebut, diantaranya Kabag hukum,tehnis dan Hupmas Aan Wuryanto, Kabag SDM Wandrizen, kasubah teknis dan Hupmas Jumiati, serta kasubag hukum Yusrival Yaqub.

Penetapan Bacalon menjadi calon diputuskan berdasarkan peraturan dan mekanisme berlaku, dalam berita acara nomor 51/PL.02.2-BA/13/KPU-Prov/IX/2020

Usai melakukan pleno ketua KPU Sumbar mengatakan, hasil penetapan akan dilanjutkan pencabutan nomor urut calon, pada Kamis (24/9), di salah satu hotel di kota Padang dengan jumlah orang terbatas, serta akan disiarkan langsung melalui televisi dan FB KPU Sumbar.

“Kita akan melakukan pencabutan nomor urut para calon, besok (Kamis-red) di salah satu hotel dan peserta yang hadir dalam acara tersebut amat terbatas, itu kami lakukan berdasarkan aturan protokol kesehatan, namun masyarakat bisa melihat langsung melalui televisi dan facebook milik KPU Sumbar,” jelas Amnasmen.

Ditambahkannya, kemungkinan masyarakat dan pendukung agak kecewa, namun itu harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid, dan penyelenggaraan pilkada aman dari pandemi.

Hal senada juga dikatakan Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Izwaryani, dimana dari sejak awal tahapan, sampai dengan hari-H, dan pasca pemilihan harus mengikuti standar protokol kesehatan.

“Semua tahapan harus ikut protokol kesehatan sesuai peraturan KPU no.6/2020 Junto Peraturan KPU no 10/2020, juga hasil keputusan bersama Mendagri, DPR-RI, KPU-RI dan Bawaslu RI, maka tidak ada celah untuk tidak mengikuti aturan tersebut,” terang Izwaryani.

Ditambahkan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sumbar Nova Indra, pada dasarnya semua daerah baik Provinsi, kabupaten dan kota sudah selesai melakukan pleno tertutup penetapan pada hari yang sama, dan tidak ada kendala berarti.

“Semua KPU se-Sumbar yang mengadakan pemilihan kepala daerah, saat ini sudah melakukan pleno tertutup dan tidak ada kendala berarti, dan tidak ada satu pasang calon yang teranulir, karena secara administrasi dan lainnya dinyatakan tidak bermasalah,” tutur Nova Indra.

Ia juga mengatakan, kalaupun sempat ditunda pleno KPU beberapa saat, lain tidak untuk memastikan keabsahan semua dokumen, tidak terkecuali pemeriksaan kesehatan yang dikeluarkan IDI.

Pleno penetapan calon gubernur Sumatera Barat mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian sektor kota Padang, karena tidak mau ada gangguan yang mengakibatkan gejolak dikemudian hari. (rls)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top