Saat Kemelut Covid-19, Warga Taratak Sungai Lundang, Lakukan Hal Ini

Penulis -

Senin, 30 Maret 2020 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Ditengah kemelut penyebaran Covid-19, sehingga warga Nagari Taratak Sungai Lundang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, menggelar tahlilan tolak bala.

Menurut warga setempat, selama ini tradisi tahlil tolak bala dipercaya dapat menangkal setiap penykit terutama untuk menolak penyakit Covid-19.

Warga setempat, Alvin (45) mengatakan, tahlil tolak bala dilakukan dengan cara berjalan kaki sambil membaca lafadz “La Illah Ha Il Lallah” sepanjang jalan di kenagarian itu.

“Kami sama-sama mengucapkan tahlil mulai dari pangkal hingga ujung nagari Taratak Sungai Lundang, “ujarnya pada Prokabar.com belum lama ini.

Selaras dikatakan salah tokoh agama setempat Yarmin (67) mengungkapkan, tradisi tolak bala ini merupakan warisan orang tetua terdahulu.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dari dulunya kami fanatik dengan agama, dan kita semua percaya setiap sesuatu kejadian itu harus diserahkan kepada Allah, “ungkapnya.

Ia menambahkan, tahlil tolak bala dilakukan dengan cara berjalan kaki sepanjang jalan di kampung dan berakhir di tepi sungai.

Setelah sampai di tepi sungai, warga setempat juga mengomandangkan suara adzan dan berdoa bersama ditepi sungai.

“Karena, tulak bala yang berakhir di tepi sungai, hakikatnya bala dan musibah hanyut bersama arus sungai, “jelasanya

Selain bertahlil di sepanjang, bagi kaum perempuan beriringan dengan tahlilan membakar daun sicerek, capo, dan daun siriang-siring di depan pintu rumah masing-masing.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Dengan membakar daun-daun itu, nantinya akan menimbulkan aroma wangi dan aroma itu, dipercaya dapat menangkal masukknya bakteri atau virus kedalam rumah, “jelasnya.

Tahlil tolak bala ini diikuti oleh ratusan masyarakat di kenagarian setempat, dan akan berlangsung selama tujuh hari kedepan.

“Mulai hari ini Jumat 27 Maret 2020 sampai tujuh hari ke kedepan, kami terus melakukan tahlil tolak bala setiap sorenya sebelum waktu salat magrib, “ujarnya lagi.

Wali Nagari Taratak Sungai Lundang, Hadis Hermanto mengatakan, setiap ada musibah atau adanya penyakit berbahaya masuk ke daerah itu.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Maka, masyarakat bersama unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, bundo kanduang, pemerintah nagari serta masyarakat setempat, akan mensepakati diadakan tolak bala.

“Sudah menjadi tradisi kami yang diwarisi dari nenek moyang terdahulu. Jadi, apabila ada penyakit berbahaya maka akan dilakukan tahlil tolak bala, “ucapnya

Kendati demikian, ia berharap, dengan adanya tahlil tolak bala dan doa bersama ini, dirinya berharap masyarakatnya dijauhi oleh musibah dan virus berbahaya seperti Covid-19.

“Semoga masyarakat Taratak Sungai Lundang dan Pessel, selalu dapat lindungan Allah SWT dari segala penyakit dan mara bahaya terkhusus Covid-19, “tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB