Agam, Prokabar – Rumah Tahanan atau Rutan Kelas IIB Maninjau pasang kawat berduri di sekiling tembok dinding pengaman, Senin (06/09). Hal itu sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban Rutan Maninjau seperti kasus percobaan pelarian WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan).
“Kami melakukan renovasi pada pagar kawat berduri yang berada di atas tembok keliling rutan. Renovasi mengganti kawat berduri yang sudah lama dengan kawat berduri dan silet baru di bagian atas semua tembok keliling luar rutan,” ungkap Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau, Desrianto, Senin (6/9).
Kepala Rutan melanjutkan, renovasi dilakukan secepat mungkin dan semoga niat baik kita ini berjalan lancar tanpa hambatan, ujarnya.
“Kami mencegah dan tidak lengah dengan kondisi yang terjadi. Tetap waspada dengan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dan menimpa kami. Selain keamanan dan ketertiban warga binaan pemasyarakan, protokol kesehatan covid-19 juga bagian utama untuk dikontrol,” tutupnya. (rud)
















