Rustam Effendi : Pemerintah Perlu Edukasi Masyarakat Soal Protokol 3M

Penulis -

Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Anggota DPRD Padang, Rustam Efendi meminta pemerintah harus mengedukasi masyarakat secara perlahan-lahan kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol 3M untuk melindungi diri dari bahaya covid-19.

“Sebenarnya, masyarakat abai menjalankan protokol kesehatan karena belum ada di lingkungan dan keluarganya yang terpapar Covid-19. Oleh karena itu, penyadaran terhadap kelompok masyarakat untuk diteruskan kepada individu sangatlah penting,” ucapnya Rustam Effendi, Selasa (20/10).

Dia mengatakan, berbagai upaya maksimal telah diupayakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang. Di mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai strategi guna mencegah penyebaran virus corona penyebab Covid-19. Hingga rencana terbaru dengan pemberlakuan perda AKB yang akan diterapkan ke masyarakat.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Namun, pademi covid-19 hingga saat ini masih sulit teratasi, hal ini didukung oleh masih enggannya masyarakat dalam penerapan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ditengah masyarakat.

“Makanya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sangat diperlukan,” katanya.

Sementara Pengamat komunikasi dari Universitas Andalas Dr Emeraldy Chatra, PGDip. M.Ikom saat dihubungi menjelaskan bahwa upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 belum maksimal.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurutnya, mengubah prilaku masyarakat dalam penerapan 3M itu harus serius, dan tidak asal-asalan.

“Saya melihat komunikasi yang terjalin antara pemerintah dengan rakyat tidak terjalin dengan baik, pemerintah masih menggunakan azas communicator oriented yang menjadikan pemerintah menjadi sentral. Yang harus dilakukan pada saat ini pemerintah menjalin komunikasi interaktif dengan masyarakat. Pemerintah mendengar rakyat, dan rakyat mendengarkan pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Emeraldy mempertanyakan apakah pemerintah memahami masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan?

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Pertanyaan saya cukup sederhana saja, tetapi implikasinya sangat luas. Sampai kapan pemerintah kesal kepada masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan. Jika pemerintah tidak paham, akan menciptakan kesalahan kebijakan yang akan diambil. Tentu ini sangat merugikan sekali ,” paparnya.

Emeraldy berharap pemerintah harus berkomunikasi secara intensive dengan masyarakat untuk menjelaskan sisi positif dari kepatuhan pada protokol kesehatan.

“Pemerintah harus hadir di rumah-rumah penduduk untuk bicara dari hati ke hati tentang pentingnya protokol kesehatan,” jelasnya.(vina)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB