Rusak Akibat Banjir Bandang, 4 Irigasi Di Nagari Padang Laweh Telah Diperbaiki

Penulis -

Selasa, 31 Desember 2019 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Pihak kecamatan Sungai Tarab mendata, akibat banjir banda yang melanda 3 nagari di Sungai Tarab berdampak rusaknya ratusan hektar lahan pertanian warga. Akibat peristiwa itu, petani didaerah itu dipastikan merugi pada panen kali ini, karena hasil bumi yang telah ditanam sebelumnya hanyut dihondoh banjir.

Selain merusak areal pertanian warga, bencana tersebut juga merusak 9 irigasi dan satu unit jembatan yang baru saja selesai dibangun awal desember kemarin.

Camat Sungai Tarab Afrizal mengatakan jika berbagai usaha dilakukan agar petani yang terdampak bencana dapat menggarap lahan pertanian mereka kembali. Salah satunya dengan melakukan kerja bakti yang telah dilakukan pada senin 30 Desember 2019.

Baca Juga :  Kesbangpol Bentuk Dharmasraya Garda Pancasila Untuk Pencapaian Karakter Generasi Bangsa

Dari kerja bakti yang melibatkan satgas nagari sekecamatan Sungai Tarab dan BPBD Tanah Datar itu, tim pembersih mampu membersihkan 4 saluran irigasi. Sementara, 5 irigasi lainnya rencananya akan dilakukan perbaikan dan pembersihan secara swadaya oleh masyarakat.

” Walau belum maksimal karena cuaca hujan saat itu, tapi kita bisa membersihkan 4 irigasi dari 9 irigasi yang rusak. Alhamdulillah, 4 irigasi yang telah dibersihkan itu, kini air telah mengalir ke sawah sawah warga,” ucap Afrizal yang juga penah menjabat sebagai Camat Lima Kaum itu.

Baca Juga :  Ada WNA di Lubuk Sikaping Imigrasi Langsung Selidiki

Dalam kesempatan itu, Afrizal juga mengapresiasi masyarakat Nagari Padang Laweh yang sangat terbuka terhadap kerja bakti yang diinisiasi oleh pihak kecamatan. Tidak hanya satgas dan BPBD, masyarakat setempat terjun lansung secara bersama sama membersihkan sisa material tanah yang menimbun areal pertanian mereka.

Baca Juga :  Informasi Pembangunan Daerah Berbasis Data Kominfo Pasaman Hadirkan ADAMINDA

” masyarakatnya sangat luar biasa, ibu ibu ada juga yang mengantar makanan untuk tim pembersih. Kita ucapkan terima kasih,” ujar Afrizal dengan bangga.

Untuk kerugian yang diakibatkan oleh bencana banjir bandang tersebut, afrizal juga mengaku telah melaporkan kepada sekretaris daerah pemkab Tanah Datar. Rencananya, tahun 2020 mendatajg pemkab berjanji akan mengerahkan alat berat sebagai alat pembersih sisa material, baik tanah maupun kayu gelondongan yang menutupi areal pertanian warga itu. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Dharmasraya Bersama Forkopimda Pantau Pembangunan SR
Ada WNA di Lubuk Sikaping Imigrasi Langsung Selidiki
Pemkab Dharmasraya Gelar Gerakan Pangan Murah. Kapan Waktunya?
Jelang Libur Sekolah, KAI Divre II Sumbar Perkuat Kesiapan Operasional Melalui Cek Lintas Padang–Naras
Dony Oskaria: BUMN Raup Laba Rp335 Triliun, Danantara Tetap Murni Entitas Bisnis
Mubes ILUNI UIN Imam Bonjol Padang Digelar September 2026, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi Ditunjuk sebagai Ketua Panitia
Bupati Annisa Apresiasi Kegiatan Ziarah Amanah Silek Pangian Rantau Batanghari Sungai Dareh
Kesbangpol Bentuk Dharmasraya Garda Pancasila Untuk Pencapaian Karakter Generasi Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:44 WIB

Bupati Dharmasraya Bersama Forkopimda Pantau Pembangunan SR

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:43 WIB

Ada WNA di Lubuk Sikaping Imigrasi Langsung Selidiki

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:26 WIB

Pemkab Dharmasraya Gelar Gerakan Pangan Murah. Kapan Waktunya?

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:53 WIB

Jelang Libur Sekolah, KAI Divre II Sumbar Perkuat Kesiapan Operasional Melalui Cek Lintas Padang–Naras

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:52 WIB

Dony Oskaria: BUMN Raup Laba Rp335 Triliun, Danantara Tetap Murni Entitas Bisnis

Berita Terbaru

Daerah

Ada WNA di Lubuk Sikaping Imigrasi Langsung Selidiki

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:43 WIB