Kampung Dalam, Prokabar — Musibah melanda salah seorang tokoh masyarakat Pariaman dan Padang Pariaman, Jumat dini hari (24/5). Rumah mertua tempat tinggal Muhardi Koto (45) panggilan akrap Uncu di Korong Pasar Teleng Korong Nagari Campago, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman habis terbakar.
Kejadian diperkirakan pukul 01.00 WIB tersebut bersamaan ia bersama ibu mertua beserta anak dan istrinya sedang tidur lelap. Beruntungbia cepat mengetahui adanya bau asap mencurigakan dari dapur dan cepat menyelamatkan diri dan keluarganya keluar rumah.
Menurut pengakuannya, peristiwa terjadi di saat ia berada di dalam kamar dan mencium bau benda terbakar berasal dari arah dapur. Setelah menyelidiki, ternyata bumbungan asap dan api sudah menjalar ke berbagai sudut rumah.
“Saya sempat berusaha memadamkannya. Namun karena api cepat membesar, saya beralih dan memprioritaskan menyelamatkan diri beserta anak, istri dan keluarga saya keluar, rumah” ungkapnya.
Warga yang mengetahui kejadian turut membantu memadamkan api. Namun api terus membesar, dan membakar seisi rumah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 setelah 6 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Hampir seluruh harta benda di dalam rumah tidak bisa terselamatkan. Bahkan pakaian untuk dikenakan pun tidak sempat dikeluarkan karena ia fokus menyelamatkan nyawa seisi rumah.
“Semuanya habis terbakar, pakaian, uang yang baru ditukar buat lebaran, dan bahkan belanja istri buat bisnis pelaminan. Yang berhasil dikeluarkan hanya sepeda motor dan mobil. Kini, pakaian untuk ganti saja tidak ada karena semuanya telah hangus terbakar,” kata Muhardi Koto.
Hingga kini belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. “Musibah yang kami alami ini diperkirakan mencapai kerugian Rp800 juta,” pungkasnya. (rud)
















