Rumah Muhardi Koto Terbakar, Kerugian Mencapai Ratusan Juta

Penulis -

Jumat, 24 Mei 2019 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Dalam, Prokabar — Musibah melanda salah seorang tokoh masyarakat Pariaman dan Padang Pariaman, Jumat dini hari (24/5). Rumah mertua tempat tinggal Muhardi Koto (45) panggilan akrap Uncu di Korong Pasar Teleng Korong Nagari Campago, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman habis terbakar.

Kejadian diperkirakan pukul 01.00 WIB tersebut bersamaan ia bersama ibu mertua beserta anak dan istrinya sedang tidur lelap. Beruntungbia cepat mengetahui adanya bau asap mencurigakan dari dapur dan cepat menyelamatkan diri dan keluarganya keluar rumah.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurut pengakuannya, peristiwa terjadi di saat ia berada di dalam kamar dan mencium bau benda terbakar berasal dari arah dapur. Setelah menyelidiki, ternyata bumbungan asap dan api sudah menjalar ke berbagai sudut rumah.

“Saya sempat berusaha memadamkannya. Namun karena api cepat membesar, saya beralih dan memprioritaskan menyelamatkan diri beserta anak, istri dan keluarga saya keluar, rumah” ungkapnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Warga yang mengetahui kejadian turut membantu memadamkan api. Namun api terus membesar, dan membakar seisi rumah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 setelah 6 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Hampir seluruh harta benda di dalam rumah tidak bisa terselamatkan. Bahkan pakaian untuk dikenakan pun tidak sempat dikeluarkan karena ia fokus menyelamatkan nyawa seisi rumah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Semuanya habis terbakar, pakaian, uang yang baru ditukar buat lebaran, dan bahkan belanja istri buat bisnis pelaminan. Yang berhasil dikeluarkan hanya sepeda motor dan mobil. Kini, pakaian untuk ganti saja tidak ada karena semuanya telah hangus terbakar,” kata Muhardi Koto.

Hingga kini belum diketahui penyebab pasti kebakaran. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. “Musibah yang kami alami ini diperkirakan mencapai kerugian Rp800 juta,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB