Olah Raga

Ribuan Pelari Ikuti The 2nd Padang KulineRUN 2018

Padang, Prokabar – Ribuan pelari mengikuti The 2nd Padang KulineRUN 2018 yang digelar PT Hotel Indonesia Natour (PT HIN) bersama sejumlah BUMN, dilepas Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Minggu (30/9) pagi di halaman Hotel Grand Inna Padang.

Ivent ini digelar PT HIN dalam rangka mendukung pengembangan industri kepariwisataan di kota Padang khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya, dengan memanfaatkan momentum “Hari Pariwisata Dunia” (World Tourism Day) tanggal 27 September.

Kesempatan itu sekaligus dijadikan ajang mengenang 9 tahun gempa 30 September 2009 di Sumatera Barat. “Mari kita mengheningkan cipta mengenang 9 tahun gempa 30 September, sekaligus mendoakan saudara-saudara kita yang kini sedang ditimpa musibah yang sama baik di Lombok, Palu, Donggala, Mamuju dan sekitarnya,” kata Nasrul Abit sesaat menjelang mengangkat bendera start.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak masyarakat Kota Padang untuk turut menyumbang rendang untuk dikirim ke Palu dan sekitarnya demi membantu korban gempa disana. “Pemprov Sumbar akan mengirim rendang sebagai bantuan, mari kita kumpulkan di kantor BPBD Sumbar Jl. Sudirman. Mudah-mudahan bisa sampai satu ton untuk kita kirim,” katanya.

Terkait Padang KulineRun, dia mengatakan merupakan even paduan olahraga dan wisata kuliner yang benar-benar unik dan menarik. Selain melakukan olahraga lari dengan menikmati pemandangan pantai yang menarik, para peserta setiba di garis finish akan dapat menikmati berbagai kuliner tradisional khas Minang dengan harga yang terjangkau.

Sementara itu Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN, Iswandi Said mengatakan lomba lari itu dibagi empat kategori yakni 2,5K, 5K, 10K, dan 21K. “Selain itu kita juga akomodir peserta difabel. Ini adalah keunikan tahun ini, sebagai bentuk dukungan kita kepada Asean Para Games yang akan digelar dalam waktu dekat,” kata Iswandi.

Dijelaskan, usai berlari, para peserta akan dapat menikmati aneka kuliner khas Sumatera Barat seperti sanok durian, sate kuah labu, bubur kampiun, lontong gulai tunjang, pizza rendang, nasi rendang lokan, rendang tuna, rendang daging, dan berbagai varian menu menarik lainnya, semuanya dengan harga serba Rp10 ribu, bahkan pengguna aplikasi YAP dari BNI mendapat potongan harga 50 persen untuk 20 transaksi pertama pada masing-masing UKM.

Iswandi menjelaskan bahwa pelaksanaan event The 2nd Padang KulineRun 2018 yang mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian BUMN, Gubernur Sumatera Barat, dan Dinas Kepariwisataan Sumatera Barat dapat dijadikan event dalam rangka menyambut “Hari Pariwisata Dunia” (World Tourism Day), yang jatuh pada tanggal 27 September.

The 2nd Padang KulineRun 2018 juga merupakan upaya untuk lebih memperkenalkan berbagai keindahan kota Padang sebagai destinasi wisata dan mengangkat wisata kuliner Minang yang telah diakui dunia. Apalagi mengacu kepada daftar makanan terenak di dunia yang dirilis CNN pada tahun 2017, rendang dari Sumatera Barat menempati peringkat pertama.

Para peserta melintasi rute lomba sambil menikmati ikon pariwisata kota Padang yang sebagian besar merupakan kawasan pantai, yaitu Pantai Padang, Pantai Muaro Lasak, Pantai Tugu Perdamaian, Museum Adityawarman, kawasan Pondok dan Tugu Nol Kilometer Padang di depan Grand Inna Padang Hotel Convention & Exhibition).

Padang KulineRun 2018 juga dimeriahkan dengan “Lomba Mewarnai Tingkat TK” dan berbagai atraksi musik serta permainan lainnya.

“Penyelenggaraan The 2nd Padang KulineRun 2018 ini tidak terlepas dari komitmen “BUMN Hadir Untuk Negeri”, dimana PT Hotel Indonesia Natour (Persero) bersama BUMN pendukung lain, seperti BNI, PLN, Jasa Raharja, Angkasa Pura II, Bukit Asam, Jamkrindo, BPJS Ketenagakerjaan, Rekayasa Industri, Surveyor Indonesia, Telkom, BRI, dan Garuda Indonesia bersama-sama mendukung pengembangan industri kepariwisataan di Padang, Sumatera Barat, dan Indonesia pada umumnya,” pungkas Iswandi Said.(mbb)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top