Revitalisasi Saribu Rumah Gadang Dimulai November 2019

Penulis -

Kamis, 10 Oktober 2019 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok Selatan, Prokabar – Revitalisasi Kawasan Saribu Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, akan dimulai November 2019 dan dilaksanakan secara tahun jamak.

“Informasi terakhir Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar akhir Oktober 2019 sudah tandatangan kontrak dan November proses pengerjaannya dimulai”, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solok Selatan Harry Trisna, di Padang Aro, Kamis (10/10).

Dia mengatakan, proses revitalisasi sesuai rencana awal dengan biaya Rp110 miliar dan untuk tahun ini yang dapat diakomodasi kemungkinan hanya Rp35 miliar dan sisanya dilaksanakan 2020.

Pembangunan tahun ini dilakukan untuk lima unit rumah gadang menara dan kawasan sekitarnya sehingga yang lainnya diusulkan pada 2020 atau dilaksanakan dengan tahun jamak.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Untuk kawasan selitar kemungkinan juga belum bisa dituntaskan tahun ini sehingga dilanjutkan 2020,” ujarnya.

Dengan revitalisasi ini diharapkan kawasan Saribu Rumah Gadang akan lebih menarik sehingga bisa meningkatkan kunjungan dan berimbas pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perekonomian masyarakat.

Untuk proses revitalisasi kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari (desa adat) Koto Baru membutuhkan kayu sebanyak 685 meter kubik.

Jenis kayu yang akan digunakan untuk revitalisasi rumah gadang sudah ditentukan yaitu kayu jua, banio, timbalun, kruning, kuranji, kompe, meranti, surian, marsawa dan bayua.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Untuk rumah gadang rusak berat sebanyak 17 unit dibutuhkan kayu 425 meter kubik, rusak sedang 240 meter kubik dan rusak ringan 20 meter kubik dengan berbagai ukuran dengan yang paling besar mencapai 20-30 centimerer.

Proses tender pertama yang dilakukan oleh Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Strategis (PBLS) dinyatakan gagal lelang baik fisik maupun manajemen konstruksi dan kelanjutannya kegiatan akan ditangani oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mencanangkan revitalisasi total Kawasan Saribu Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan saat peringatan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Danau Cimpago, Padang.

“Nanti revitalisasi ini sekaligus merupakan prototipe untuk rumah gadang yang ada di Sumatera Barat khususnya rumah adat di seluruh pelosok tanah air,” kata kepala negara.

Saat itu presiden berharap pemerintah dapat menyelesaikan pembangunannya pada tahun itu juga.

Kawasan ini sudah dikenal secara nasional semenjak dinobatkan sebagai perkampungan adat terpopuler pada ajang Anugerah Pesona Indonesia API 2017.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB