Reses Ketua DPRD Sumbar, Penerima Bantuan Sapi Jangan Jual Sapinya !

Penulis -

Minggu, 28 Januari 2024 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Bantuan hibah bibit ikan dan ternak sapi merupakan dukungan suplemen mendorong perkembangan usaha baik bersifat kelompok. Jangan nanti bantuan datang tapi sarana prasana kegiatan usaha tidak siap dan ini tidak boleh terjadi.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi,SH dalam kegiatan reses perorangan DPRD Sumbar bagi calon penerima bantuan hibah bibit ikan dan ternak sapi bagi peternak dan usaha masyarakat perikanan, di Agamjua Payakumbuh, Minggu (28/1/2024).

Ketua DPRD Sumbar katakan, dalam pembangunan Sumatera Barat 2021-2024 sektor pertanian merupakan merupakan program unggulan, dimana 10 persen APBD Sumbar sekitar 600 Miliar diarahkan pada sektor pertanian.

“Program bantuan hibah bibit ikan dan sapi ini upaya peningkatan dan pengembangan produksi ikan dan populasi sapi lebih meningkat lebih baik lagi. Jangan ada sapi yang dipotong ataupun dijual, jika ini terjadi akan berurusan dengan pihak berwajib. Jika pun ada persoalan segera berkoordinasi dengan instansi terkait,” ingat Supardi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Supardi katakan, kegiatan bantuan hibah ini akan segera dilakukan diawal triwulan tahun ini, maka segala ketentuan persyaratan agar segera dipenuhi oleh kelompok masing-masing yang akan menerima bantuan.

“Oleh karena pada saat serah terima bantuan agar teliti, memperhatian bentuk bantuan, jumlah bibit ikannya, standar sapinya, sehat atau tidak samakan dengan surat yang diserah terimakan,” ajaknya.

Supardi tekankan hal-hal kecil jangan dibiasakan dengan meminta bantuan, kemandirian dan profesional dalam berusaha mesti juga ditingkatkan.

“Sebaijnya usaha masyarakat itu tidak pada satu kegiatan saja mesti ada juga kegiatan lain rutinitas lain dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Sekretaris Dinas Drh.Zed Abbas, MSi juga menyampaikan akan ada tim dalam waktu dekat ini akan berkunjung melakukan verifikasi terhadap kelompok penerima bantuan hibah Sapi tahun 2024 ini.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Karena itu persiapkan sebagaimana mesti dan lengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan. Karena pengadaan sapi ini dengan pihak ketiga, perhatiankan juga nanti jenjs sapi yang berikan, jika tidak sesuai tolak dan pertanyakan jangan asal terima saja,” ujar Zed Abbas.

Zed Abbas juga sampaikan telah direncanakan sapi yang akan diberikan jenis silangan sapi simental yang masing-masing kelompok mendapatkan 20 ekor.

“Tidak ada sapi yang dibeli dari dalam daerah sendiri, semua sapi akan didatangkan dari luar daerah Sumbar dengan standar yang telah ditentukan, baik kesehatan hewan maupun yang lainnya. Kenapa sapi dari luar daerah karena kita ingin meningkatkan jumlah papulasi sapi di Sumbar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kabid Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, Marwan S.Pi, MSi juga mengatakan bantuan hibah bibit ikan yang akan diberikan kepada kelompok berjumlah 50 ribu ekor, tergantung pilihan bibit ikan nila atau ikan lele.

“Dalam waktu dekat ini juga kami akan melakukan verifikasi kelapangan terhadap calon kelompok calon penerima hibah. Dan kelompok mestilah terdaftar pada dinas perikanan provinsi melalui laporan dinas terkait di kabupaten dan kota,” ujar Marwan.

Marwan juga tegaskan ada beberapa persyaratan yang mesti diurus dan dilengkapi secara baik bagi setiap kelompok penerima bantuan hibah ini.

“Setiap penerima bantuan mesti menyiapkan kolamnya dengan baik. Jangan sampai para penerima hibah bantuan tidak siap, saat bantuan datang bibit ikan jadi terbengkai yang membuat bibit bisa mati,” ujarnya mengingatkan.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB