Relawan Kebencanaan se Indonesia Puji Pemko Padang Tangani Banjir Bandang

Penulis -

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Gerak cepat Pemerintah Kota Padang dalam menangani bencana banjir bandang pada akhir November dan Awal Januari 2026 di apresiasi berbagai pihak. Termasuk diantaranya Relawan dari propinsi tetangga.

Tokoh muda Nanggalo yang juta mantan Ketua LPM Kurao Pagang, Nofia Hendri Menyebut, keaktifan Walikota Padang Fadly Amran dalam merespon berbagai masukan dan kebutuhan korban bencana atau pun warga yang terdampak bencana sudah sangat baik.

Bahkan dari komunikasi yang dilakukan diantara relawan kebencanaan secara nasional, relawan dari palembang yang sempat menanyakan bagaimana kondisi terkini penanganan kebencanaan cukup terkejut dengan kecepatan penanganan bencana banjir.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Mulai dari sudah pindahnya warga ke lokasi huntara di Koto tangah, hingga berdirinya hunian sementara di kapalo Koto pauh.

Tidak itu saja sebagaimana visi kolaborasi yang jadi pondasi Fadly Amran dan Maigus Nasir, juga tergambar dari turut bekerjasama mnya instansi samping, dan masyarakat.

“Rekan kami dari relawan kebencanaan di Palembang dan provinsi lain mengapresiasi gerak cepat Pemko Padang di bawah komando Walikota Padang Fadly Amran dan Maigus Nasir. Mereka cukup terkejut dengan sudah banyaknya warga yang menghuni huntara di Koto tangah dan berdirinya huntara di Kecamatan Pauh.” Sebut Nofia Hendry,

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Di Gurun Laweh misalnya, kolaborasi warga yang sukarela membuat dapur umum secara swadaya untuk membantu relawan lembaga pendidikan Dar el Iman yang menurunkan eskavator untuk membuat tanggul darurat, berikut relawannya menjadi bentuk kemandirian warga dan kepekaan warga sudah terbentuk secara alami untuk saling berkolaborasi dengan stakeholder kebencanaan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Warga disini buat posko darurat pembuatan tanggul mandiri dibantu Dar El Iman dan juga relawan lainnya. Tanggul Ini untuk meminimalisir potensi erosi sungai yang lebih luas ke pemukiman warga.” Sebut rohid pemuda Gurun Laweh Nanggalo.

Komunikasi warga dengan pihak kelurahan juga cukup baik sehingga setiap kendala coba dicarikan jalan keluarnya. (Adh )

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB