Trending | News | Daerah | SemenPadangFC

Daerah

Realisasi Zakat di Baznas Bermasalah, Pemotongan Zakat ASN Pasaman Dibekukan

Pasaman, Prokabar — Kisruh dugaan penyelewengan realisasi zakat umat di Baznas Pasaman terus berlanjut. Sejak masalah terungkap ke publik pada November 2019 lalu, hingga kini, zakat penghasilan para ASN di lingkungan Pemkab Pasaman, tidak dilakukan pemotongan.

“Ini mengingat, kisruh belum selesai. Itu infonya, gaji kami tak dipotong,” kata Afrizal, salah satu ASN di Pasaman.

Lain sisi, tidak dipotongnya zakat penghasilan ini, sebagian ASN merasa bersyukur. Masalahnya, para ASN merasa dibohongi oleh sikap Ketua Baznas Pasaman, Syafrizal.

“Kalau zakat, kan wajib dikeluarkan. Kami bersyukur, bukan masalah tidak dipotong, melainkan, masalah proses realisasi zakat ke Baznas. Kami tidak ingin, zakat yang kami berikan menjadi keuntungan sendiri bagi Syafrizal, bukan para penerima. Saat ini, zakat penghasilan kami realisasikan dengan cara kami masing-masing,” lanjut ASN lainnya saat berbincang dengan Prokabar.com, Rabu (29/1).

Sebelumnya, zakat umat diduga diselewengkan Ketua Baznas Pasaman, Syafrizal. Hal ini tidak lepas dari tersebarnya di kalangan umum beberapa lembar hasil akhir pemeriksaan tim audit internal Baznas Pasaman akhir tahun 2019 lalu.

“Memang benar, yang tersebar itu hasil audit tim audit di bawah jajaran Baznas Pasaman,” kata Ketua Baznas menanggapi, beberapa waktu lalu.

Dalam selebaran yang tersebar itu, tim audit menelanjangi keuangan dan kejanggalan dana umat yang diduga banyak diselewengkan Syafrizal. Diselewengkan dalam artian tidak ditempatkan atau tidak direalisasikan sesuai peruntukan dan putusan bersama pengurus.

Contohnya saja, pendistribusian tiap kecamatan sesuka hati ketua Syafrizal yang kini telah menyatakan bakal maju menjadi bakal calon Bupati Pasaman. Ada pula sebagian dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sekitar Rp715 juta.

Lebih mirisnya, dalam laporan itu tertera, ada dana zakat umat yang dipinjamkan kepada pihak lain. Seperti kepada pengusaha swasta, Kipang Pulut Bonjol, pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Equator, hingga ada pula kepada pribadi, yakni kepada Syafrizal sendiri yang jumlahnya sampai ratusan juta rupiah.

“Iya, pinjaman itu saya akui. Namun, ada yang perlu diluruskan,” jelas Syafrizal.

Dalam kesimpulan pemeriksaan, dana yang dipinjam-pinjamkan oleh Syafriizal ini dinilai telah menyalahi aturan. Dimana rincian dana yang menjadi permasalahan temuan ini yakni, adanya dana tidak bisa dipertanggungjawabkan Rp715 juta, meminjamkan pada Kipang Pulut Bonjol, Rp223 juta, PT. Equator Rp25 juta, dan adanya pinjaman pribadi dari pejabat Pasaman Rp50 juta dan Rp10 juta. Paling parah pinjaman pribadi ketua Baznas Syafrizal Pasaman Rp392 juta dengan nota catatan dua kali pinjam. Dalam hasil pemeriksaan ini, Syafrizal beralasan untuk pembangunan Pondok Tahfiz Islamic Center yang di Rao, yang ternyata ini pinjaman bodong, karena pihak pondok tahfiz melalui bendahara tidak ada menerima dana yang sampai ratusan juta rupiah itu. Ini tertera dalam laporan. Tak luput ada pula utang pribadi Syafrizal Rp41,7 juta.

Di sisi lain, Syafrizal mengaku, itu hanya masalah internal yang tidak terselesaikan. “Satuan audit ini di bawah naungan Ketua Baznas. Saya sangat menyayangkan dokumen rahasia ini tersebarluaskan. Entah apa permasalahannya. Sampai saat ini, mereka (tim audit) tidak pernah tatap muka untuk menyelesaikan permasalahan ini,” kata Syafrizal.

Perihal adanya pinjaman-pinjaman, Syafrizal berdalih, itu merupakan bentuk realisasi zakat produktif.

Terkait pinjaman pribadinya, Syafrizal mengakui kalau itu pinjaman orang lain atas nama dirinya. “Sekali lagi, saya bertanggungjawab,” jelas Syafrizal.

Tidak sampai di situ, diakui Syafrizal, saat ini pihak Baznas Pasaman tengah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berhak melakukan audit. Rencananya, hasil audit ini oleh KAP bakal keluar Februari mendatang. “Kalau sudah KAP yang melakukan audit, apapun hasilnya nanti bakal kami patuhi. Perihal audit internal ini, saya maklumi. Namun saya berharap ini cepat selesai,” tukas Syafrizal. (Ola)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top