Realisasi Vaksinasi di Tanah Datar Masih Rendah

Penulis -

Rabu, 10 Februari 2021 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Dinas kesehatan Tanah Datar mencatat  hingga 9 februari 2021,  sebanyak 401 tenaga kesehatan telah menerima vaksin Covid 19 Sinovac. Secara persentase, vaksinasi baru terealisasi sebesar 27% dari total seluruh  tenaga kesehatan sebagai sasaran penerima vaksin sebanyak 1475 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan setempat mengatakan, masih rendahnya persetase vaksinasi di Tanah Datar, membuat  pihaknya terus mendorong  tenaga kesehatan untuk melakukan penyuntikan vaksin.  Penyuntikan vaksin sendiri  masih terus berlanjut sampai hari ini, baik di 23 Puskesmas maupun  di 1 Rumah Sakit Umum Daerah, M Hanafiah Batusangkar.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Setelah dilakukan pencanangan beberapa waktu lalu, seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit telah melakukan vaksinasi.  Sampai saat ini sebanyak 401 tenaga kesehatan kita telah menerima vaksin,” ucap Roza Mardiah saat ditemui disela melakukan peninjauan vaksinasi di RSUD M Hanafiah, Rabu (10/2).

Ia mengatakan, pihaknya tetap berupaya bagaimana percepatan vaksinasi oleh masing masing unit pelaksana dapat terwujud. Sesuai dengan target, pada 21 Februari mendatang program vaksinasinasi terhadap tenaga kesehatan mesti rampung dilakukan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Memang ada beberapa kendala,  dari sasaran kita (penerima vaksin) seperti ada riwayat komorbid, atau  adanya hal hal yang mungkin terjadinya penundaan dilakukanya vaksinasi seperti saat screening ditemukan ada yang tekanan darah tinggi, ibu menyusui dan lainnya,” kata Roza .

Dengan masih rendahnya realisasi vaksinasi itu, Dinas Kesehatan Tanah Datar optimis pencapaian target vaksinasibisa diselesaikan hingga tenggat waktu terakhir.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Makanya hari ini kita melakukan peninjauan ke lapangan, kita targetkan pencapaian vaksinasi kita 80 hingga 90% hingga hari terakhir nanti,” tutup Roza.

Dari 401 tenaga kesehatan yang telah menerima vaksin, pihaknya belum menemukan adanya gejala yang mungkin terjadi setelah vaksinasi Covid 19 atau disebut juga dengan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) terahadap penerima vaksin. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB