Daerah

Razia Warkel dan Petasan Kena Razia di Tanah Datar

Tim Terpadu pengamanan ibadah Ramadhan 1442 H Kabupaten Tanah Datar merazia warung kelambu yang buka di siang hari

Dibaca : 143

Tanah Datar, Prokabar – Tim Terpadu pengamanan ibadah Ramadhan 1442 H Kabupaten Tanah Datar merazia warung kelambu yang buka di siang hari, Jumat (23/4).

Razia yang dimulai dari pasar Tanjung Sungayang menuju Sumanik, dan Sungai Tarab iti, petugas menemukan warung nasi yang tengah melayani pelanggan yang tidak berpuasa.

Di lokasi pertama, petugas merazia warung kopi, saat sampai di lokasi petuga memukan di atas meja kedai, kopi yang baru saja diseduh.

“Tadi kita bersama tim bergerak dari Pasar Tanjung melewati nagari Sumanik, di lokasi ini tim menemukan warung yang masih melayani pembeli yang tidak berpuasa,” ungkap Kepala Satol PP Damkar Tanah Datar, melalui Kasi Penegakan Perda, Elfiardi.

Kemudian, razia dilanjutkan ke Nagari Rao Rao Kecamatan Sungai Tarab. Di lokasi ini, tim kembali menemukan warung nasi yang melayani pembeli.

Bahkan saat tim tiba di lokasi, di warung tersebut petugas menemukan pedagang dan pembeli yang tengah makan, dan membungkus nasi.

“Terakhir, tim menemukan warkel di Jorong Lumbuang Bapereng Nagari Rao-Rao, tidak jauh dari SMA 2 Sungai Tarab. Warkel milik perempuan berinisial “SMT” terlihat dikunjungi beberapa pelanggan yang membeli nasi bungkus maupun makan ditempat. di lemari pajang kedai nasi dadakan ini, juga terlihat aneka lauk pauk yang siap dinikmati pelanggan yang tidak puasa,” tambahnya.

Kepada Pelanggar Perda dan Surat Edaran Bupati ini lanjutnya, diberikan teguran secara persuasif maupun administratif. Apabila masih melanggar, tidak tertutup kemungkinan akan ditingkatkan menjadi penindakan melalui sidang Tipiring sebagai mana diatur Perda Tanahdatar Nomor 4 tahun 2020.

“Bagi pelanggar dapat dikenai ancaman denda paling banyak 5 juta rupiah dan atau kurungan paling lima 3 bulan penjara,” tambahnya.

Selain mengamankan warung nasi yang buka disiang hari, razia juga mengamankan beberapa petasan yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah tarwih dan witir.

Petasan diamankan petugas tangan pedagang di pasar Tanjung Sungayang. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top