Rawan Bencana, Masyarakat Diminta Petakan Loksai Rawan

Penulis -

Rabu, 18 Agustus 2021 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seunit sepeda motor melintasi bekas longsor di Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (18/8)

Seunit sepeda motor melintasi bekas longsor di Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (18/8)

Prokabar.com, Mainjau – Camat Tanjung Raya Handria Asmi mengimbau masyarakat untuk merespons dan melalukan pencegahan bencana.

Handria Asmi mengimbau hal tersebut setelah musibah bencana longsor melanda dua Nagari di Kecamatan Tanjung Raya.

Handria Asmi meminta masyarakat melakukan pemetaan potensi rawan lonsor dan banjir air bah serta luapan air sungai.

Menurutnya musim penghujan telah berlangsung beberapa hari ini. Apalagi Kabupaten Agam, khususnya Tanjung Raya memiliki potensi bencana yang cukup besar.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Struktur geografis kita hampir merata perbukitan, kondisi tanah juga labil dan sangat udah longsor.”

“Belum lagi cuaca ekstrim hujan lebat beserta angin kencang sering terjadi.”

“Untuk meminalisir korban bencana perlu ada pencegahan dengan pendataan dan proteksi dini di lokasi rawan bencana,” kata Handri Asmi di Halaman Rumah Dinas KaRutan Maninjau, Rabu (18/8)

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dia menambahkan selain pemerintah kecamatan yang turun langsung ke sejjumlah titik, seluruh pemerintah Nagari di Tanjung Raya, pemuda dan Tokoh Masyarakat harus terlibat aktif.

Semuanya harus mendata,mencari, memproteksi, memetakan dan melaporkan semua titik lokasi rawan bencana.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Baik itu rawan tanah longsor, banjir bandang atau air bah, pohon tumbang dan angin kencang maupun lainnya.”

“Kita mengimbau seluruh masyarakat terlibat aktif melakukan proteksi dini potensi rawan bencana di daerah masing-masing.”

“Laporkan segera jika ada lokasi yang akan menimbulkan bencana. Bahkan membahayakan nyawa masyarakat sekitar,” Imbaunya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB