Puluhan Ton Ikan Keramba Di Agam Mati Diserang Tubo Belerang

Penulis -

Rabu, 5 Februari 2020 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Puluhan Ton Ikan Petani Keramba di Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Rabu (5/1). Bencana terhadap puluhan petani keramba tersebut disebabkan naiknya tubo belerang dari dasar Danau Maninjau sehingga meracuni ikan yang berada di atas permukaan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Benar, telah terjadi bencana ratusan ton ikan keramba jaring apung mati di Linggai, Nagari Duo Koto. Kejadian sesungguhnya sudah mulai sejak dua hari lalu. Namun puncak ikan merambah mati, hari ini,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi kepada Prokabar.com yang melihat langsung kelapangan, Rabu (5/1).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menurutnya, pemicu bencana tersebut adalah angin kencang dari arah timur ke arah barat. “Masyarakat Danau Maninjau biasa menyebutnya angin darek. Salah satu angin paling ditakuti petani keramba, karena menggoncang riak air danau dan membuat tubo belerang naik ke permukaan,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, Itra Sanjaya (46), Petani Keramba menyebutkan 7 petak keramba yang dikelolannya menjadi korban bencana alam tersebut. Dan dari 7 petak itu terdapat 12 ton ikan yang mati karena tubo belerang. “Kami mengalami kerugian mencapai Rp400 juta rupiah,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB