Pasaman, Prokabar —Ratusan pedagang di Pasar Kumpulan kocar kacir menyelamatkan barang dagangannya, Kamis (26/7). Mulai dari pedagang makanan ringan, kebutuhan pokok hingga warung kecil lainnya. Ini sebabnya.
Puluhan personel Dinas Perhubungan Pasaman didampingi TNI dan pemerintah kecamatan Bonjol merazia pedagang yang berdagang di atas jalan akses masuk terminal angkutan umum pasar tersebut.
“Sampai-sampai tidak bisa lewat pula mobil anguktan umum ke dalam terminal ulah PKL yang jualan di sembarang tempat ini. Makanya kami pindahkan,” kata Kepala Bidang Lalin Dinas Perhubungan Pemkab Pasaman, Zulfahmi.
Menurut dia, selama ini angkutan umum sulit masuk ke terminal karena lokasinya sempit. Sehingga mereka terpaksa parkir di badan jalan. Kondisi seperti itu membuat kondisi jalan semakin sempit, dan rentan terjadi kemacetan.
Zulfahmi menjelaskan, seratusan pedagang tersebut dipindahkan ke sebuah pasar tradisional yang berada tidak jauh dari terminal. Proses pemindahan berlangsung aman dan tidak mendapatkan perlawanan dari PKL, bahkan pedagang memindahkan sendiri dagangannya ke lokasi yang telah disediakan.
“Kalau sudah bisa masuk terminal, angkutan umum tidak boleh lagi parkir di badan jalan. Bagi yang melanggar akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tutup Zulfahmi. (Ola)
















