Ratusan PKL Pasar Kumpulan Pasaman Dipindahkan, Ini Sebabnya

Penulis -

Kamis, 26 Juli 2018 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar —Ratusan pedagang di Pasar Kumpulan kocar kacir menyelamatkan barang dagangannya, Kamis (26/7). Mulai dari pedagang makanan ringan, kebutuhan pokok hingga warung kecil lainnya. Ini sebabnya.

Puluhan personel Dinas Perhubungan Pasaman didampingi TNI dan pemerintah kecamatan Bonjol merazia pedagang yang berdagang di atas jalan akses masuk terminal angkutan umum pasar tersebut.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sampai-sampai tidak bisa lewat pula mobil anguktan umum ke dalam terminal ulah PKL yang jualan di sembarang tempat ini. Makanya kami pindahkan,” kata Kepala Bidang Lalin Dinas Perhubungan Pemkab Pasaman, Zulfahmi.

Menurut dia, selama ini angkutan umum sulit masuk ke terminal karena lokasinya sempit. Sehingga mereka terpaksa parkir di badan jalan. Kondisi seperti itu membuat kondisi jalan semakin sempit, dan rentan terjadi kemacetan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Zulfahmi menjelaskan, seratusan pedagang tersebut dipindahkan ke sebuah pasar tradisional yang berada tidak jauh dari terminal. Proses pemindahan berlangsung aman dan tidak mendapatkan perlawanan dari PKL, bahkan pedagang memindahkan sendiri dagangannya ke lokasi yang telah disediakan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kalau sudah bisa masuk terminal, angkutan umum tidak boleh lagi parkir di badan jalan. Bagi yang melanggar akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tutup Zulfahmi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB