Ratusan Liter BBM Hilang di Tangki Pendap SPBU Pasa Kaciak, Kok Bisa

Penulis -

Jumat, 24 Januari 2020 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kawasan perumahan Pasa Kaciak, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, tercemar. Diduga kuat, tercemarnya lingkungan ini dikarenakan tangki pendap, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite yang dikelola oleh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pasa Kaciak, bocor.

Akibatnya, BBM jenis pertalite tersebut mengalir ke parit saluran air pemukiman warga yang rumahnya berada dekat dengan lokasi SPBU.

“Saya dan anggota telah turun langsung ke lapangan terkait kebocoran tangki pendap milik SPBU tersebut. Kemarin sudah kita lihat ke lokasi, BBM jenis pertalite memang menggenangi parit saluran air pemukiman warga,” terang Kapolsek Lubuk Sikaping, AKP Fion Joni Hayes, Jumat (24/1).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Diakui AKP Fion, menurut keterangan pihak SPBU, kebocoran tangki pendap jenis pertalite baru diketahui pada Rabu (22/1) sekitar pukul 08.00 wib.

“Pada saat itu, Diki Febrianto (21) salah seorang pengurus SPBU melakukan pengecekan stok minyak karena SPBU mengalami kekurangan minyak jenis pertalite sebanyak 900 liter. Setelah diketahui kekurangan, pengurus SPBU melakukan penggalian tangki pendap tersebut. Ternyata memang benar, tangki pendap mengalami kebocoran pada bagian bawahnya,” kata AKP Fion.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Diakui Kapolsek, sekarang dampak dari rembesan tersebut belum ada menimbulkan kerugian atau menimbulkan hal yang fatal bagi warga sekitar. Namun begitu, jika dibiarkan, akan menjadi bahaya bagi warga sekitar.

“Jika ini dibiarkan tanpa ada tindakan dari pihak SPBU, tentu tidak tertutup kemungkinan akan menyebabkan lebakaran dan pencemaran lingkungan akibat dari rembesan minyak pertalite ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, Dedi salah seorang pengurus SPBU Pasa Kaciak menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengambilan bahan bakar pertalite yang telah terlanjur mengalir ke parit saluram air perumahan warga.

“Kita belum tau pasti apa penyebabnya, Pihak kita masih menunggu teknisi yang memang diturunkan langsung oleh pihak PT. Pertamina,” tukas Dedi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB