Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ratusan Liter BBM Hilang di Tangki Pendap SPBU Pasa Kaciak, Kok Bisa

Dibaca : 167

Pasaman, Prokabar — Kawasan perumahan Pasa Kaciak, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, tercemar. Diduga kuat, tercemarnya lingkungan ini dikarenakan tangki pendap, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite yang dikelola oleh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pasa Kaciak, bocor.

Akibatnya, BBM jenis pertalite tersebut mengalir ke parit saluran air pemukiman warga yang rumahnya berada dekat dengan lokasi SPBU.

“Saya dan anggota telah turun langsung ke lapangan terkait kebocoran tangki pendap milik SPBU tersebut. Kemarin sudah kita lihat ke lokasi, BBM jenis pertalite memang menggenangi parit saluran air pemukiman warga,” terang Kapolsek Lubuk Sikaping, AKP Fion Joni Hayes, Jumat (24/1).

Diakui AKP Fion, menurut keterangan pihak SPBU, kebocoran tangki pendap jenis pertalite baru diketahui pada Rabu (22/1) sekitar pukul 08.00 wib.

“Pada saat itu, Diki Febrianto (21) salah seorang pengurus SPBU melakukan pengecekan stok minyak karena SPBU mengalami kekurangan minyak jenis pertalite sebanyak 900 liter. Setelah diketahui kekurangan, pengurus SPBU melakukan penggalian tangki pendap tersebut. Ternyata memang benar, tangki pendap mengalami kebocoran pada bagian bawahnya,” kata AKP Fion.

Diakui Kapolsek, sekarang dampak dari rembesan tersebut belum ada menimbulkan kerugian atau menimbulkan hal yang fatal bagi warga sekitar. Namun begitu, jika dibiarkan, akan menjadi bahaya bagi warga sekitar.

“Jika ini dibiarkan tanpa ada tindakan dari pihak SPBU, tentu tidak tertutup kemungkinan akan menyebabkan lebakaran dan pencemaran lingkungan akibat dari rembesan minyak pertalite ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dedi salah seorang pengurus SPBU Pasa Kaciak menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengambilan bahan bakar pertalite yang telah terlanjur mengalir ke parit saluram air perumahan warga.

“Kita belum tau pasti apa penyebabnya, Pihak kita masih menunggu teknisi yang memang diturunkan langsung oleh pihak PT. Pertamina,” tukas Dedi. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top