Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

Rapat Exco PSSI Ketok Palu; Liga 1 dan Liga 2 Dilanjutkan!

Dibaca : 326

Jakarta, prokabar – PSSI secara resmi memastikan bakal melanjutkan gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 pada September atau Oktober mendatang. Kepastian itu disetujui setelah melakukan rapat Komite Eksekutif (Exco) secara virtual.

Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, Jumat (19/6) menyampaikan bahwa pihaknya telah memutuskan hal tersebut. Namun, perihal tanggal kick-off masih belum diumumkan.

“Setelah kompetisi dihentikan kami intens melakukan komunikasi dengan dengan seluruh klub Liga 1 dan Liga 2, mereka sepakat bahwa kompetisi harus dilanjutkan. Setelah itu kami bawa ke rapat Exco, dan dengan ini PSSI memutuskan akan melanjutkan kompetisi,” kata Iriawan.

Selain dalam rapat Exco, PSSI juga telah melakukan koordinasi dengan klub Liga 1 dan Liga 2, Asosiasi Pelatih Sepak bola Indonesia (APSSI), Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Semua sepakat ingin kompetisi dilanjutkan.

Kini, PSSI melakukan koordinasi dengan Kemenpora, Kemenkes hingga tim Gugus Tugas Covid-19 terkait kelanjutan kompetisi. Inisiatif itu untuk memastikan protokol apa saja yang wajib dilakukan saat Liga 1 dan Liga 2 kembali bergulir.

“Tentu lanjutan kompetisi nanti dilakukan sesuai protokol kesehatan. Pekan lalu, PT LIB juga sudah memaparkan teknis pelaksanaan lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 kepada PSSI. termasuk timeline mulai dan ujung kompetisi,” tutur Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Namun, Persipura Jayapura mengaku masih ragu dengan keputusan PSSI itu. Presiden Klub Persipura, Benhur Tommy Mano dikutip CNNIndonesia.com mengatakan, saat ini Papua masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait pandemi Covid-19.

Terlebih, Jayapura masih dalam zona merah penyebaran virus corona (Covid-19) dengan jumlah penularan yang cukup tinggi.”Kami di Papua tidak ada transportasi keluar karena masih covid-19. [Setuju atau tidak liga di lanjutkan] Kami belum tahu sampai ada keputusan dari pemerintah pusat dan provinsi ini. Kalau dilanjutkan tapi masih wabah begini ya,” kata Tommy Mano, Jumat (19/6).

Persipura, lanjut Tommy Mano masih kurang setuju jika kompetisi dilanjutkan dan terpusat di Pulau Jawa. Sebagai klub yang berdomisili paling Timur di Indonesia, ongkos untuk berlaga di Pulau Jawa dianggap terlalu mahal.

Tommy Mano memilih Manado, Sulawesi Selatan sebagai markas karena dari segi jarak dan biaya transportasi lebih memungkinkan. Dalam situasi seperti ini, pandemi Covid-19, PSSI juga terkesan terburu-buru untuk memutuskan kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020.

“Di situasi ini, pemerintah masih fokus dengan penanganan Covid-19 dan juga harus mengikuti protokol kesehatan. Kami mau sepak bola sehat, manusia yang main juga harus sehat. Jangan sampai menambah klaster baru Covid-19,” tegas Tommy Mano.

Sebab itu, Persipura disebut Tommy Mano menyebut akan berkirim surat ke PSSI untuk mempertimbangkan kembali kelanjutan kompetisi di masa pandemi Covid-19. Termasuk peluang hadirnya penonton supaya klub ada pemasukan.

“Kalau sudah ada keputusan dari liga, dengan kondisi pandemi seperti ini bagaimana? Kami masih banyak pertimbangan di Persipura. Kami masih menunggu petunjuk sesuai dengan pertimbangan yang kami berikan ke PSSI.”

“Jadi kami belum bisa memberikan keputusan. Kami akan rapat internal di Persipura, nanti kami akan bersurat ke PSSI untuk dipertimbangkan lagi,” terang Tommy Mano.(*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top