Rapat Evaluasi Bersama Sestama BNPB, Eka Putra Sampaikan Kebutuhan Mendesak Korban dan Pengungsi

Penulis -

Minggu, 30 November 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Bupati Tanah Datar Eka Putra memaparkan kondisi terkini dibeberapa wilayah di Tanah Datar yang terdampak musibah banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang beberapa hari belakangan.

“Setidaknya ada 35 nagari yang terdampak dengan data sementara ada 2 orang korban meninggal dunia dan 1 orang hilang yang masih dicari sampai saat ini, sedangkan pengungsi hampir mencapai 7.000 jiwa,” katanya.

Tidak hanya itu, tambah Bupati, banyak prasarana umum dan lahan pertanian masyarakat yang juga terdampak dari musibah tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Ada 66 rumah hanyut, 51 rusak berat, 37 rusak sedang, sedangkan jalan ada 29 ruas yang rusak berat dan 5 rusak ringan, jembatan putus 13, jembatan rusak berat ada 10, perkantoran 3 unit, 6 sekolah, 13 rumah ibadah, 32 irigasi dan lahan pertanian mendekati 500 hektar,” tambah Eka Putra.

Dikatakan Eka Putra lagi, kendati proses evakuasi dan pemulihan agar masyarakat tidak terisolir telah dilakukan dengan memanfaatkan sumberdaya dan tenaga yang ada, tentunya Pemkab Tanah Datar butuh bantuan dari BNPB untuk meringankan korban dan pengungsi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Proses evakuasi di daerah terisolir seperti di Guguak Malalo kita lakukan dengan menggunakan kapal serta boat, kalau BNPB ada kita harap bisa dibantu dengan helikopter. Namun yang sangat mendesak kita memelurkan 2 unit escavator, 10 unit torrent, 2 unit mobil tanki, 20 unit genset, 20 unit WC Portabel, 100 unit senter, perlengkapan bayi, selimut, kasur dan bantal, kebutuhan wanita dan bayi, semuanya nanti akan kita sampaikan tertulis kepada BNPB,” tukasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu Sestama Rustian menyampaikan, segera secepatnya akan merespon dan mengirimkan bantuan sesuai yang dibutuhkan.

“Segera apa yang menjadi kebutuhan mendesak akan kita salurkan, sehingga masyarakat terdampak dan pengungsi terpenuhi kebutuhannya, untuk bantuan helikopter karena kita hanya punya 1 unit saya sarankan melalui kapal dan boat, untuk BBM bisa dibantu,” sampainya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB