Payakumbuh, Prokabar – Polisi pun datang. Ransel itu berisi penuh. Bom. Tak tahu apa isinya maka dimintalah aparat untuk mengambilnya.
Sesuai protap ransel diambil amat hati-hati. Dibuka. Isinya? Pakaian. Woala.
Apapun isinya warga Payakumbuh, Sumbar dibuat gempar dengan teror dua unit tas di depan Masjid Istiqamah, Bulakan Balai Kandi, Payakumbuh Barat, Rabu (5/4).
Pantauan Pro Kabar, tas berjumlah dua unit. Warnanya hitam. “Pertama kali ditemukan warga yang sedang membersihkan pekarangan rumahnya,” kata Kapolres Payakumbuh AKBP Endrastyawan Setyowibowo.
Alumnus Akpol 1997 itu menyebut, tas itu sudah diperiksa oleh polisi dan penjinak bom. “Kami buka tas, ternyata isinya pakaian,” sambung Kapolres yang baru sehari bertugas di Polres Payakumbuh tersebut.

Kini, kawasan penemuan tas masih dipenuhi warga. Orang ramai datang, apalagi, disekitarnya dipasangi garis polisi. “Insyaallah kondusif Payakumbuh, mas,” sambung Kapolres. (VBM)
















