Doha, prokabar – Melihat tingkah laku dan kurenah para suporter di Piala Dunia, adalah salah satu hal yang menarik. Termasuk di Qatar, walau baru memainkan beberapa pertandingan, tapi perilaku suporter sudah terlihat beragam.
Walau timnas Jepang belum main, tapi suporter negara Sakura sudah terlihat di Stadion. Menariknya, mereka kedapatan melakukan aksi bersih-bersih sampah usai gelaran upacara pembukaan Piala Dunia Qatar 2022, Minggu (20/11).
Suporter Jepang mencuri perhatian dengan aksi mereka mengumpulkan sampah yang berserakan pascalaga Qatar vs Ekuador di Stadion Al Bayt, Al Khor tersebut.
Dilansir dari Sport Bible, suporter Jepang memunguti sampah di stadion meski bukan timnasnya yang tengah bertanding. Aksi itu mereka lakukan ketika semua penonton di stadion telah berduyun-duyun pulang. Tiap sisi tribun mereka bersihkan, sampah-sampah dikumpulkan.

Lain lagi suporter Timnas Qatar ketika berada di stadion. Qatar adalah negara islam dan memiliki baju tradisional. Untuk pria memakai baju koko dengan penutup kepala khusus yang dinamakan Gutra.
Tentunya pakaian ini juga mereka gunakan saat menonton pertandingan sepak bola Piala Dunia 2022. Meskipun ada fans yang tidak menggunakan baju koko tapi jumlahnya sangat sedikit.
Lantas seperti apa karakteristik fans Timnas Qatar saat di dalam stadion? Jangan berpikir seperti suporter Timnas Indonesia yang dikenal berisik. Para pria yang menggunakan baju koko putih dan memakai Gutra ini lebih banyak diam.
Sesekali mereka justru lebih asyik bermain smartphone masing-masing. Bahkan suara suporter Timnas Qatar yang mendominasi tribune Stadion Al Bayt kalah dari fans Ekuador yang jumlahnya hanya ribuan saja.
Pemandangan menarik pun terlihat sekitar sepuluh menit laga akan berakhir. Mereka sudah meninggalkan stadion lantaran Qatar dalam kondisi tertinggal 0-2 dan akhirnya kalah dengan skor sama.

Meskipun begitu, tetap ada fans Timnas Qatar yang memberikan yel-yel dan bernyanyi sepanjang pertandingan. Mereka ditempatkan di tribun Utara. Namun mereka yang berada di sini mayoritas menggunakan baju bebas atau tidak menggunakan baju tradisional Qatar.
Kurenah unik dilakukan suporter timnas Ekuador, yang sibuk menyindir panitia Piala Dunia 2022 dengan berteriak ‘Kami mau bir!’ saat mengalahkan Qatar 2-0 pada pertandingan pembuka di Stadion Al Bayt, Al Khor, Minggu (20/11).
Dalam sebuah video yang viral di media sosial, suporter Ekuador tidak sepenuhnya menikmati pertandingan pembuka. Pasalnya mereka tidak bisa menyaksikan Qatar vs Ekuador dengan ditemani bir.

Teriakan fans Ekuador yang menginginkan bir bukan satu-satunya insiden viral di laga pembuka Piala Dunia 2022. Salah satu momen viral adalah suporter Qatar sudah meninggalkan stadion sebelum laga usai. Sebagian besar pendukung Qatar kecewa melihat permainan timnya.
Sementara itu dua suporter Timnas Belanda mengutarakan pengalamannya menginap di hotel kontainer selama Piala Dunia 2022. Suporter tersebut mengeluhkan terkait harga sewa yang mahal.
Diketahui hotel kontainer tersebut bernama Cabin Fan Village dan dibanderol sekitar 200-270 dolar per malam, atau sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta per malamnya.

Cabin Fan Village didirikan di seberang padang pasir yang terletak di perkampungan suporter, Al-Emadi. Lokasinya pun tidak terlalu jauh dari bandara.
Masih dari suporter Timnas Belanda, mereka menggunakan aksesoris unik saat mendukung negaranya dalam laga Piala Dunia 2022 Qatar, Grup A melawan Senegal di Stadion Al Thumama.
Suporter Belanda memang terkenal dengan dandanan nyentrik dan unik. Semuanya dengan warna dominan oranye. (*)
















