Raflesia Arnoldi kembali Ditemukan Mekar Di Koto Gadang VI Koto Maninjau

Penulis -

Kamis, 25 Maret 2021 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Sekelompok Tim terdiri masyarakat bersama kru TVRI Sumatera Barat melakukan penjelajahan untuk memproduksi Program Pesona Indonesia di Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu (24/3). Target utama mengekspos bunga langka jenis Raflesia Arnoldi di daerah tersebut.

Diketahui, daerah tersebut merupakan lokasi tumbuh suburnya bunga langka yang dilindungi Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati itu. Terdapat sejumlah titik yang menjadi lokasi sering mekarnya bunga Raflesia di Koto Gadang VI Koto.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Setelah melakukan penelusuran dan penjelajahan, akhirnya kami menemukan bunga raflesia arnoldi yang sedang mekar. Hal ini membuat kru TVRI Sumatera Barat senang dan dapat dipublikasi melalui Program Pesona Indonesia nantinya,” ungkap Walinagari Koto Gadang VI Koto, Amrizal didampingi Tiga Orang Jorong yang merupakan perangkat nagari.

Meski Walinagari sendiri tidak bisa mendampingi penjelajahan karena kondisi yang kurang memungkinkan, namun tiga orang jorong turut mendampingi hingga menemukan bunga Raflesia Arnoldi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kami sangat senang dapat membantu salah satu lembaga penyiaran resmi milik pemerintah ini. Selain bisa membantu promosi dan publikasi, juga dapat menjadi referensi dan edukasi kepada masyarakat luas. Raflesia merupakan bunga langka yang dilindungi dan menjadi daya tarik wisata untuk Kabupaten Agam,” ujarnya.

Sebelumnya, BKSDA Resor Agam sangat intens berkunjung dan melakukan penelusuran di daerah tersebut. Dan khusus di Koto Gadang VI Koto telah banyak lokasi sering mekarnya bunga langka itu.

Sementara itu, Walijorong Ateh, Gustiori didampingi Walijorong Baruah dan Walijorong Lambeh menjelaskan temuan Raflesia Arnoldi kali ini ditemukan di Hutan Ladang Panantian, tidak jauh di lokasi yang pernah ditemukan sebelumnya. Selain itu juga ditemukan di Hutan Rimbo Jauih dan daerah sekitarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kami sangat berharap kepada Pemerintahan Nagari dapat mengembangkan potensi Raflesia ini menjadi peningkatan ekonomi dan edukasi masyarakat. Dan masyarakat dapat menjaga dan melestarikannya melalui penjagaan kelestarian alam. Serta melindunginya dari kerusakan dan pengrusakan,” pungkas Gustiori. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB