Qatar Minta Lele, Petani Belum Sanggup.

Penulis -

Minggu, 13 Mei 2018 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar

Permintaan lele dari Qatar setahun berlalu, petani belum sanggup memenuhinya. Apa akal?

Begitulah,ele asap produksi Kelompok Budidaya Farm Biofloc Ar-Razzaaq di Koto Panai Air Haji, Pesisir Selatan, Sumatera Barat dikenalkan ke Qatar serta Belanda dan mendapat respon baik dari pengusaha di sana

Pengenalan dilakukan pertengahan 2016, hanya saja tidak berlanjut sampai ke kerja sama. Ini karena belum bisa memenuhi permintaan pasar di dua negara itu,” kata Ketua Kelompok Budidaya Farm Biofloc Ar-Razzaaq, Wedi Radian Dasril di Painan, kemarin

Ia menambahkan, khusus pengusaha di Qatar, meminta pihaknya menyediakan lele asap 16 ton setiap bulannya. Untuk memenuhinya minimal harus ada sekitar 100 kolom bioflok berdiameter tiga meter yang dioperasikan.

“Kami hanya memiliki 10 kolom bioflok dan masing-masingnya mampu memproduksi sekitar 900 kilogram lele per masa panen,” ungkapnya.

Sementara untuk memenuhi 16 ton lele asap itu dibutuhkan 64 ton lele basah setiap bulannya. Kendati demikian, pihaknya mengaku cukup berambisi untuk memenuhi permintaan tersebut dengan harapan agar usaha pembudidayaan lele semakin menggeliat.

“Kami telah merancang untuk membina kemitraan dengan masyarakat. Cara ini akan cukup efektif dalam membantu pemenuhan kebutuhan pasar tidak hanya dalam daerah bahkan nasional dan juga luar negeri,” ucapnya.

Meski belum mampu memenuhi permintaan pasar di Qatar dan Belanda namun Kelompok Budidaya Farm Biofloc Ar-Razzaaq tetap eksis memasarkan lele asap baik di kabupaten setempat hingga ke Bukittinggi, Pekanbaru, Jakarta dan juga Jambi.

“Permintaan masing-masing daerah bervariasi ada yang 50 kilogram per bulan bahkan ada yang 100 kilogram,” ujarnya. Rata-rata dalam sebulan kelompok tersebut mampu memproduksi sekitar 360 kilogram lele asap.

Wedi Radian menyebutkan lele asap produksi kelompoknya memiliki keunggulan seperti tidak amis, gurih dan juga lebih higenis. Hal tersebut karena sistem bioflok yang dikembangkan dalam pembesarannya.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Arlindawati didampingi Kepala Bidang Budidaya setempat, Firdaus menyebutkan Kelompok Budidaya Farm Biofloc Ar-Razzaaq merupakan satu dari beberapa kelompok budidaya ikan air tawar yang paling cepat perkembangannya di daerah itu. (*/lgs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB