PWI Agam Sambangi PDAM, Ini Hasil Diskusinya

Penulis -

Jumat, 17 Juli 2020 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — PWI Agam melakukan kunjungan ke Kantor PDAM Tirta Antokan di Jalan Dr. Mohd Hatta, Padang Baru, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut digagas pengurus PWI agam sebagai terobosan, guna mempererat silahturahmi sekaligus memberikan informasi publik terkait pencapaian kinerja dan kendala kemungkinan terjadi.

Rombongan tersebut dipimpin langsung Ketua PWI Agam, Mursidi bersama Effendi, Rudi, Yusrizal, Yanto dan Syafrianto. Disambut langsung Direktur Umum PDAM Tirta Antokan Kabupaten Agam, Hendrimelson.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Keterbukaan Informasi Publik sangat diperlukan. Karena segala persoalan permasalah di lapangan, kita tidak semuanya tahu. Hal itu berhubungan keterbatasan tenaga dan pemikiran yang dimiliki. Dengan jalinan komunikasi dan konfirmasi dari rekan-rekan, sangat membantu percepatan segala permasalahan yang dimungkinkan terjadi di lapangan,” ungkap Hendrimelson.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia melanjutkan sangat senang dan berterimakasih telah dikunjungi dalam rangka realisasi program temu ramah PWI agam itu. Dalam diskusi tersebut, Effendi salah satu senior mempertanyakan ada masalah kurang lancar air bersih disalurkan PDAM Tirta Antoka di Bulaan, Nagari Siguhuang.

“Selain saya tinggal di sana, juga banyak masyarakat mengadu dan bertanya, apa sebenarnya kendalanya air sangat kecil masuk ke rumah warga?” tanya Effendi kepada Hendrimelson.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Secara teknis daerah tersebut terletak daerah ketinggian, sehingga masyarakat perlu ada mensiasati dan membaca kondisi yang ada. Pada saat jam puncak air mengalir. Biasanya pada malam hari, itu harus maksimal dimanfaatkan. Menampung ke cadangan bak atau tabung air. Meski demikian, laporan ini kami terima dan akan mencari solusinya nanti,” jelas Hendrimelson. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB