Daerah

PWI Agam Pererat Silahturahmi dengan Kemenag Agam

Dibaca : 144

Lubuk Basung, Prokabar – Memasuki bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam menjalin kerjasama dan memperkuat silahturahmi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Agam. Berencana melaksanakan kegiatan bersama pada Ramadan ini.

“Untuk memperkuat Habbluminannas, hubungan sesama manusia dan umat muslimin, dengan tujuan mencerdaskan umat, membangun masyarakat yang diidamkan seperti keberkahan dan ridho-NYA. Maka butuh kerjasama. Dan kami dari Kementerian Agam Kabupaten Agam, sangat apresiasi karena ini sesuatu yang luar biasa,” ungkap Kepala Kantor Kemenag Agam, Edi Oktaviandi saat menghadiri undangan PWI Agam, Selasa (12/4).

Secara pribadi lanjutnya, hubungan dan komunikasi dengan rekan-rekan PWI sudah sangat dekat.

“Kami pertama kali mendapat amanah di Kementerian Agam Kabupaten Agam tahun 1998 hingga 2013. Pada 2017 pindah ke Padang. Kemudian 2018 dipercaya kembali ke Agam sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam,” terangnya.

Edi juga berkesempatan mengekspos 12 program selama Ramadhan 1442 Hijriah. Yang sebelumnya juga telah dimulai di bulan Sa’ban.

“Kita akan makin lebih eksis mencerdaskan umat dalam rangka membangun spritual yang lebih baik. Terkait memasuki dan menyambut Ramadhan, perlu kita luruskan. Rasullullah berdoa diberi keberkahan bulan Rajab dan Sa’ban pengantar Ramadhan. Disambut amal ibadah yang banyak terutama sunah-sunah. Karena Ramadhan tempat bertempurnya pelaksanaan amal ibadah, membakar dosa yang telah dilakukan,” tuturnya.

Terdapat sejumlah Program Prioritas dari Kemenag Agam untuk meningkatkan spiritual rohani umat. Pertama, Tilawatil Quran di dalam internal Kemenag hingga ke seluruh jajaran guru dan anak TPA/MDA dibawah naungan kementerian agama. Kedua, Tahfiz Al Quran dalam internal Kemenag hingga TPA/MDA.

Ketiga Fahmul Quran, yakni Pemahaman yang mendalam tentang makna ayat-ayat suci Al Quran dalam internal hingga ke binaan. Menghadirkan guru ahli. Contohnya melalui Taharah. Keempat, Mendakwahkan Al Quran. Kelima, Mengamalkan Al Quran. Keenam, Gerakan Jumat Berkah. Berinfak setiap hari di setiap masjid yang dikunjungi. Ada juga bertahan dalam masjid pemberiakan berupa sembako, nasi bungkus dan sebagainya.

Selain itu, lanjut Edi Oktaviandi, ada pula kegiatan spesifik di Jajaran Kemenag Agam maupun ke masyarakat menjelang Ramadhan. Sebanyak 16 Kecamatan di masing-masing masjid yang disentralkan satu titik. Pertama melaksanakan Taharah di satu titik masjid. Melakukan Ruh hiyatul hilal atau Isab. Melaksanakan Tadarus satu hari satu jus tuntas. Di kantor maupun di luar kantor. Dalam hal ini menuntut kejujuran setiap individu.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top