Daerah

PWI Agam “Go To School” MTsM Sungai Batang, 23 Orang Anak Belajar Jurnalistik

Dibaca : 191

Agam, Prokabar — Sebanyak 23 orang anak MTsM Sungai Batang berkesempatan mendapat pembinaan dan pelatihan jurnalistik dari jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, Sabtu (13/3). Kegiatan itu telah lama digagas namun sempat terhenti akibat dampak pandemi Covid-19.

Kehadiran Pengurus PWI Agam itu dihadiri Ketua PWI Agam, Mursidi, Sekretaris, Yusrizal, Bendahara, Rudi Yudistira, beserta anggota Heppy Kusnadi, Safriyanto juga Senior PWI Agam sekaligus Anggota PWI Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khudri.

“Kami sangat senang dan menyambut baik kunjungan ini. Selain memperkuat silahturahmi juga memberikan dampak kuat kepada anak didik kami. Terutama dibidang literasi dan jurnalistik,” ungkap Kepala MTsM Sungai Batang, Rahmadani kepada Prokabar.com, Sabtu (13/3).

Program PWI Agam “Go To School” sempat terhenti, dan kembali dapat dilaksanakan setelah koordinasi kembali ke sejumlah sekolah dilaksanakan. Sasaran program mrmprioritaskan sejumlah sekolah yang sangat butuh dukungan pihak eksternal.

“Kami sangat berharap kehadiran bapak-bapak PWI Agam, tidak sekali ini saja. Diharapkan ada program lanjutan sehingga anak didik kita benar-benar mendapatkan kemampuan menulis,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PWI Agam, Mursidi juga sangat senang bisa kembali melanjutkan Program PWI Agam “Go To School”. Karena dapat berkontribusi nyata kepada dunia pendidikan, yang sebelumnya telah dilaksanakan sebelumnya.

“Program ini merupakan program unggulan kita. Karena dunia pendidikan untuk generasi penerus adalah prioritas. Mereka calon pemimpin masa akan datang, yang akan menggantikan pemimpin yang ada pada saat ini. Untuk itu, perhatian khusus kepada anak didik memang harus kuat dan berkelanjutan,” tegas Ketua PWI Agam, Mursidi.

Ia melanjutkan, sesuai permintaan Kepala MTsM Sungai Batang dan jajaran untuk PWI Agam terus melanjutkan program ini, perlu disikapi dan dipenuhi. Namun tentu ada beberapa hal perlu diperhatikan, agar target dan tujuan tercapai dengan baik.

“Kami akan diskusikan kembali, kelanjutan program ini. Sehingga anak didik benar-benar mampu menjadi penulis cilik dan melahirkan karya tulis untuk kemajuan sekolah ini,” ungkapnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top