Daerah

PWI Agam bagikan Bibit Buah BKSDA, Masyarakat “Basirabuik”

Dibaca : 106

Lubuk Basung, Prokabar – Jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam menyalurkan 600 bibit buah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam ke pada masyarakat.

Penyaluran empat jenis bibit buah itu melalui Program PWI Agam Peduli Berbagi melalui Safari Ramadan ke empat lokasi.

Mursidi, Ketua PWI Agam menyebutkan penyaluran pertama sebanyak 100 bibit kepada jemaah Masjid Inyiak De Er, Nagari Sungai Batang, Jumat (30/4).

Pembagian bibit masing-masing 25 buah dari empat jenis bibit buah yang tersedia. Seperti 25 buah bibit durian montong, 25 buah bibit pokat, 25 buah bibit jambu madu dan 25 buah bibit mangga.

“600 buah bibit itu merupakan bantuan dari BKSDA Resor Agam yang kami bantu salurkan ke masyarakat. Bibit unggul dengan hak paten dari Binjai, Sumatera Utara. Kami salurkan melalui Program PWI Agam Berbagi, Safari Ramadan,” ungkap Ketua PWI Agam, Mursidi kepada Prokabar.com, Minggu malam (2/5).

Penyaluran kedua berlanjut ke jemaah Masjid Nurul Hidayah Batu Kambiang, Kecamatan Ampek Nagari.

“Tidak ada ubahnya di Masjid Inyiak De Er di Sungai Batang, Jemaah Masjid Nurul Hidayah Batu Kambiang basirabuik menerima bibit buah yang disalurkan PWI Agam bersama BKSDA Resor Agam, Sabtu malam (1/5),” terangnya.

Begitu juga di lokasi ke tiga di Masjid Al Huda Silayang Tinggi Jorong VI Parik Panjang, Kecamatan Lubuk Basung, Minggu malam (2/5).

Bibit buah tetap sangat diminati masyarakat. Dikarenakan sudah menjadi profesi masyarakat sebagai petani dan peladang.

Lokasi yang disalurkan merupakan daerah yang berdekatan dengan kawasan Cagar Alam Maninjau. Program di tahun kedua dari BKSDA Resor Agam.

Tahun 2020 lalu, menjadi perdana dan telah menyalurkan 5000 bibit dengan empat jenis bibit buah. Di tahun 2021 ini, meningkat menjadi 10 ribu bibit buah yang sama.

“Program ini sesuai dengan gerakan Indonesia Menanam dari Pemerintah Pusat. Serta Program Agam Menyemai.

Masyarakat cukup hobi dan gemar berladang, dikarenakan hampir seluruh wilayah Agam berada di perbukitan dengan lahan yang cukup bertanam,” tutupnya. (rud)

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top