PUPR Pasbar Dapat DAK Rp37,7 Miliar, Ini Kegunaannya

Penulis -

Kamis, 29 Agustus 2019 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasbar, Prokabar – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 senilai Rp37,7 miliar lebih untuk membangun jalan di daerah itu.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pasbar, Bambang Sumarsono mengatakan, DAK tersebut didapat dari dua Kementrian yakni Kemenkeu RI dan Kementrian PDT dan Transmigrasi, Kamis (29/8).

“Di tahun 2019 ini, ada peningkatan sebesar 20 persen DAK yang didapat dibandingkan dengan tahun 2018 lalu dari Kemenkeu RI untuk Kabupaten Pasbar,” ujarnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dia menjelaskan, Kemenkeu RI mengucurkan DAK senilai Rp33 miliar lebih untuk membangun peningkatan jalan aspal hotmix sepanjang 27 kilometer di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Kinali, Kecamatan Pasaman, Kecamatan Gunung Tuleh dan Kecamatan Lembah Melintang.

“Namun untuk panjang peningkatan jalan lebih diprioritaskan di Kecamatan Kinali dan Kecamatan Gunung Tuleh. Hal itu dikarenakan sistem dari pusat. Tiap ruas yang ada di daerah itu harus diselesaikan dari setiap dana yang sudah dianggarkan,” jelasnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Dia mengungkapkan, ada enam pekerjaan peningkatan jalan aspal hotmix yang sedang berjalan dari DAK Kemenkeu RI senilai Rp33 miliar lebih itu. Satu diantaranya sudah selesai di Kecamatan Kinali.

Sedangkan dari Kementrian PDT dan Transmigrasi mengucurkan DAK Afirmasi senilai Rp 4,7 miliar lebih, untuk membangun jalan sepanjang 5 kilometer dengan standar jalan aspal dasar Lapis Penetrasi Macadam (LAPEN) di Kecamatan Ranah Batahan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Anggaran DAK Afirmasi khusus dialokasikan daerah perbatasan, daerah kategori tertinggal dan daerah-daerah kepulauan. Tujuannya jelas untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan dasar di daerah-daerah tersebut,” jelasnya.

“Seluruh pekerjaan tersebut sudah dimulai sejak bulan Mei kemaren. Target kita, seluruh pekerjaan harus selesai Nopember mendatang,” tutupnya.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB