Daerah

Puncak Paku Mandeh Pessel Resmi Berganti Menjadi Puncak Jokowi

Dibaca : 525

PesisirSelatan, Prokabar – Puncak Paku yang berada di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), resmi diubah dengan nama Presiden Jokowi.

Penggantian nama itu, merupakan usulan Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahhuddin Uno, pada saat melakukan pertemuan resmi di Jakarta pada 13 April 2021.

Bupati Pessel, Rusma Yu l Anwar mengatakan, ide memberikan nama sebuah Puncak Paku diubah menjadi Puncak Jokowi adalah tidak terlepas dari kepedulian Presiden saat melakukan kunjungan ke KWBT Mandeh, pada 2015 silam.

“Pada tahun 2015 Presiden meresmikan Objek Wisata Mandeh menjadi KWBT. Usul Puncak Paku menjadi Puncak Jokowi tidak ada maksud lain, tujuannya hanya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan demi untuk kepentingan daerah dan masyatakat,” ujarnya.

Diakunya, usulan Puncak Paku menjadi Puncak Jokowi sudah lama direncanakan sewaktu dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati.

Ketua DPC Gerindra Pessel itu menambahkan, dengan memakai nama Presiden Jokowi tersebut, hendaknya memberikan dampak positif terhadap kemajuan objek wisata di Pessel, khusus KWBT Mandeh.

“Pergantian Puncak Paku ini menjadi Puncak Jokowi, kami dari Pemkab Pessel, minta izin kepada bapak Andre Rosiade sebagai Anggota DPR_RI, Dapil Sumbar I, bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, Sumbar, dan tidak luput pula kepada seluruh masyarakat Pessel baik di ranah maupun di rantau,” ujar Bupati saat menyambut kedatangan Menparekraf, Jumat (23/4).

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, usulan Puncak Paku menjadi Puncak Jokowi ketika Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, melakukan pertemuan resmi di Jakarta beberapa waktu lalu. Usulan itu merupakan tujuan positif demi terwujudnya KWBT Mandeh lebih dikenal oleh Wisatawan.

Dijelaskan, Sandi, Puncak Paku menjadi Puncak Jokowi dan atau dengan memakai nama tokoh pahlawan adalah sebuah branding yang bagus. Apalagi dengan memakai nama Presiden.

“Memakai nama Presiden dan atau nama pahlawan itu hanya untuk brending dengan tujuan yang baik, salah satu objek wisata pantai di Pariaman juga memakai nama Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, semuanya tidak ada persoalan, sepanjang masyarakat menerimanya dengan baik, masyarakat Pessel harus bangga menerimanya,” ujarnya sambil tersenyum.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top