Puluhan Petak Padi Milik Petani Di Pasaman Terancam Gagal Panen

Penulis -

Sabtu, 28 Juli 2018 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Puluhan petak padi para petani mulai menguning di Lubuk Sikaping. Sudah dekat musim panen. Namun, kali ini, para petani tidak begitu tampak kurang semangat menanti musim panen tiba. Ini sebabnya.

Sudah hampir satu bulan lebih, musim tak menentu di Pasaman. Sebentar hujan, sebentar panas. Belum lagi angin kencang. Ini membuat para petani cukup kewalahan dalam mengontrol kadar kering air di petak-petak sawah mereka.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Parahnya lagi, hama burung pipit. Berlebihan sekali hama buriug empirit ini. Biasanya juga ada, namun tak sebanyak saat ini,” kata Mamak (43), salah seorang petani di kawasan Tanjung Beringin, Lubuk Sikaping, Sabtu (28/7).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Berbagai upaya telah dilakukan para petani untuk mengusir hama burung. Mulai dari pakai orang-orang sawah, kaleng hingga bunyi elang. Namun tak jua berhasil.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Akibatnya beberapa petak padi milik petani sudah dipastikan gagal panen. Itu yang diujung sana, gagal panen. Di sana juga. Pipit ini memakan padi bukan saat padi mengeras, tapi saat padi baru mulai berisi. Itulah yang dihisapnya,” tutup Mamak. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB