Pessel, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mengalokasikan Rp40 miliar APBD untuk pengadaan lahan bagi kepentingan publik di 2019.
Kepala Dinas Tata Ruang, Pertanahan dan Pemukiman (Pertankim) Pessel, Mukhridal mengatakan, sebagian besar lahan disiapkan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang dibiayai APBN.
“Sebab penyediaan lahan merupakan tanggungjawab daerah,” ujarnya pada wartawan beberapa waktu lalu di Painan.
Berdasarkan catatan Dinas Pertankim, pada tahun ini pemerintah daerah bakal menyiapkan lahan seluas tujuh hektare untuk proyek Pelabuhan Panasahan.
Untuk Panasahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menyiapkan peta bidang lahan yang bakal dibebaskan. Selanjutnya akan dihitung tim penilai soal besaran ganti kerugian.
Persiapan pembangunan jalan dua jalur Painan-Bukit Putus dan Bungapasang-Sago. Rencana pembangunan Rumah Sakit Pratama seluas empat hektare di Lengayang.
Normalisasi Batang Pelangai di Ranah Pesisir. Selain itu, pengadaan lahan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bukik Ameh di Kecamatan Koto XI Tarusan seluas 400 Hektare.
“Untuk KEK kami siapkan Rp22 miliar. Secara total, kebutuhan lahan yang dibutuhkan di 2019 ini sekitar 450 Hektare,” jelasnya.
Ia mengimbau semua pihak agar dapat memudahkan proses pengadaan lahan. Semua lahan yang terdampak proyek bakal diganti sesuai dengan nilainya.
Mekanisme penggantian lahan meliputi tanah, tanaman dan bangunan yang ada di atasnya. Apalagi, pembangunan yang dilakukan pastinya berdampak positif bagi daerah dan masyarakat.
“Karena selama ini salah satu kendala pembangunan adalah susahnya proses penyediaan lahan,” tutupnya.(min)
















